Sementara itu, apresiasi terhadap geliat ekonomi warga pesisir ini juga disampaikan oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya saat membuka festival.
Beliau menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, hanya dengan kolaborasi dan gotong royong kita bisa bergerak maju. Kehadiran kemitraan seperti Bank NTT, Pegadaian, hingga para pelaku UMKM malam ini membuktikan bahwa acara kebudayaan mampu memutar roda perekonomian dan memberikan manfaat riil bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
Antusiasme pengunjung yang bertahan hingga matahari terbenam menambah riuk transaksi di area festival. Pihak kelurahan berharap perpaduan antara potensi pariwisata pantai, seni budaya multi-etnis, dan penguatan UMKM ini dapat terus dilanjutkan sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan di Kelurahan Namosain. (agn)



Tinggalkan Balasan