Lebih lanjut drg. Iien Adriany, M.Kes. mengatakan, “Salah satu akar masalah stunting di NTT adalah rendahnya pemahaman orang tua mengenai pentingnya 1000 HPK serta terbatasnya akses terhadap produk nutrisi khusus untuk anak-anak yang menunjukkan gejala gagal tumbuh (pre-stunting). Di sinilah pentingnya intervensi gizi spesifik menggunakan Pangan Olahan untuk Kondisi Medis Khusus (PKMK) dan Pangan Diet Khusus (PDK). Kami melihat, PKMK dan PDK bukanlah sekadar susu formula biasa, namun merupakan pangan yang diformulasikan secara khusus di bawah pengawasan medis untuk untuk bantu mencegah dan mengatasi malnutrisi energi protein dan kalori pada anak yang mengalami risiko tinggi stunting. Karena itulah, kegiatan Festival Sehat Ceria Si Kecil hari ini merupakan salah satu pendekatan yang sangat bagus untuk mengatasi stunting melalui edukasi. Program ini kami harapkan membawa dampak positif yang multifaset bagi pembangunan berkelanjutan di NTT, terutama dalam hal penguatan sektor kesehatan bagi fondasi Indeks Pembangunan Manusia, meringankan beban fiskal daerah, serta mengedukasi dan mengubah perilaku masyarakat,” ungkapnya.
Sales Director Sarihusada, Rizki Imam Ardhi, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas jangkauan edukasi dan layanan nutrisi ke masyarakat. “Selama lebih dari 71 tahun, Sarihusada terus berkomitmen untuk memastikan kecukupan nutrisi anak bangsa dan secara aktif berkontribusi dalam pencegahan stunting. Kami percaya bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dukungan kami dalam acara yang juga bertepatan dengan perayaan Hari Anak Nasional 2026 di Kupang ini melalui kegiatan skrining dan pemberian edukasi nutrisi juga merupakan bagian dari keberlanjutan kampanye Generasi Maju Bebas Stunting yang telah dijalankan sejak 2023. Kami ingin terus membantu orang tua memahami memantau pertumbuhan anak, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, dan memberikan nutrisi yang tepat, sebagai upaya mencegah stunting pad anak,” jelas Rizki.



Tinggalkan Balasan