Keunggulan jumlah pemain akhirnya berhasil dimanfaatkan Spanyol pada babak extra time. Setelah sempat mendapati satu gol mereka dianulir oleh wasit pada menit ke-96, momentum yang dinanti-nanti Spanyol akhirnya tiba tepat pada menit ke-106.
Sebuah skema serangan yang rapi menjadi pembeda. Pedro Porro mengirimkan umpan silang akurat ke tiang jauh yang disambut dengan sundulan terukur oleh Nico Williams.
Bola yang mengarah ke tengah kotak penalti langsung disambar oleh Ferran Torres dengan tendangan first-time yang menghujam deras jala gawang Argentina.
Ditemui usai pertandingan, penyerang andalan La Roja tersebut mengungkapkan emosi di balik gol bersejarahnya.
“Tembakan penentu kemenangan ini saya lakukan dengan kekuatan seluruh rakyat Spanyol,” ujar Ferran Torres saat merefleksikan momen krusial di babak perpanjangan waktu tersebut.
Asa Terakhir Messi dan Pukulan Telat Paredes
Di sisa waktu yang ada, Argentina yang dipimpin oleh sang kapten Lionel Messi dalam laga pamungkasnya di Piala Dunia, mencoba keluar menyerang demi menyamakan kedudukan.
Messi sempat mengancam lewat tendangan spekulasi pada menit ke-115, disusul peluang emas dari Giuliano Simeone menjelang laga berakhir. Namun, kokohnya pertahanan Spanyol membuat skor 1-0 tetap bertahan hingga laga usai.
Tensi panas yang terjadi sepanjang laga ternyata berbuntut panjang hingga setelah peluit akhir dibunyikan.
Gesekan emosional hebat pecah di tengah lapangan yang melibatkan sejumlah pemain dari kedua kubu.
Puncaknya, Leandro Paredes tertangkap kamera melakukan tindakan tidak sportif dengan mendorong dan memukul pemain Spanyol (Eric Garcia dan Gavi) hingga terjatuh.
Akibat insiden pasca-laga tersebut, wasit langsung memberikan kartu merah langsung kepada Paredes. Kendati diwarnai keributan, hasil ini memastikan Spanyol berhak membawa pulang trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah sepak bola mereka. (agn)




Tinggalkan Balasan