Mengingat tingginya tensi pertandingan di atas lapangan hijau yang kerap memengaruhi emosi para pendukung di lokasi nobar, pihak Polresta Kupang Kota sejak awal telah mengeluarkan imbauan tegas. 

Pimpinan tertinggi kepolisian di ibu kota provinsi NTT tersebut meminta masyarakat agar tetap mengedepankan nilai-nilai sportivitas serta menghindari tindakan euforia berlebihan seperti konvoi liar yang dapat mengganggu hak-hak pengguna jalan lainnya.

“Sepak bola adalah ajang untuk mempererat persaudaraan. Apa pun hasil pertandingan, mari kita rayakan dengan bijak, tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, dan menghormati pengguna jalan lainnya. 

Jangan sampai euforia kemenangan justru menimbulkan gangguan kamtibmas maupun membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” urai Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari dalam pesan tertulisnya.

Setelah wasit meniup peluit panjang dan Spanyol dipastikan keluar sebagai juara dunia, seluruh rangkaian nobar di berbagai titik strategis tersebut dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya insiden menonjol. 

Lancarnya arus lalu lintas pasca-pertandingan juga mendapat apresiasi dari kepolisian, yang secara khusus memuji kedewasaan bersikap yang ditunjukkan oleh seluruh elemen suporter dan masyarakat Kota Kupang selama mendukung tim kebanggaan mereka. (agn)