Investigasi TKP dan Imbauan Kewaspadaan Musim Kemarau

Setelah situasi dinyatakan aman dan sisa-sisa bara api berhasil didinginkan, Tim Identifikasi Polresta Kupang Kota langsung menggelar olah TKP di ketiga bangunan yang terdampak. 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. 

Pihak korban juga belum bisa menaksir secara nominal total kerugian material yang mereka alami, lantaran masih menunggu proses pendataan tingkat kerusakan struktur bangunan secara rinci.

Kendati menghanguskan tiga unit bangunan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas ini. 

Para pemilik rumah yang terdampak juga menyatakan menerima insiden ini secara ikhlas sebagai musibah murni dan memilih untuk tidak menempuh jalur hukum.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihak kepolisian mengeluarkan peringatan keras kepada warga Kota Kupang untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah NTT saat ini sedang memasuki puncak musim kemarau yang rawan memicu kebakaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memeriksa peralatan listrik maupun kompor di rumah masing-masing, pastikan telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah dan tidak membakar sampah sembarangan, mengingat kondisi cuaca panas dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” pungkas Kapolsek Maulafa. (agn)