Kupang, KN – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) Letjen TNI Dr. Richard Tampubolon, mengapresiasi kerja keras pengurus, pelatih, dan atlet Taekwondo Nusa Tenggara Timur. Ia meminta kepengurusan baru mampu membangun organisasi yang solid, profesional, dan berorientasi prestasi.
Hal itu disampaikan dalam sambutan tertulis, yang dibacakan Ketua Bidang Organisasi PB TI, Andi Astribhaskoro Emir, saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia NTT, di Hotel Kristal Kupang, Sabtu, (27/6/2026).
“Potensi taekwondo NTT sangat besar dan harus terus dikembangkan melalui pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi,” kata Emir.
Ia menilai, Musprov bukan hanya agenda memilih ketua. Menurutnya, forum itu menjadi momentum evaluasi, konsolidasi, dan penentuan arah kebijakan.
“Musyawarah provinsi bukan sekadar memilih ketua, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, membangun komitmen bersama, dan merumuskan program yang berdampak bagi kemajuan atlet, pelatih, wasit, dan seluruh insan taekwondo di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Minta Kepengurusan Baru Transparan dan Akuntabel
Dalam sambutannya, Richard berharap kepengurusan PB TI NTT periode mendatang dapat membangun organisasi yang solid. Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang merangkul semua elemen.
“Saya berharap kepengurusan yang akan terpilih nantinya mampu membangun organisasi yang solid, profesional, transparan, dan akuntabel. Kita membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen taekwondo dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk maju bersama,” kata Richard melalui Emir.
PB TI, lanjut dia, akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada seluruh Pengurus Provinsi. Tujuannya agar pembinaan prestasi berjalan maksimal dan melahirkan atlet yang mengharumkan nama daerah hingga tingkat internasional.
“Pengurus Besar Taekwondo Indonesia akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada seluruh pengurus provinsi termasuk Nusa Tenggara Timur,” ucapnya.
Richard juga mengajak seluruh peserta Musprov menjunjung tinggi nilai-nilai taekwondo. Ia meminta forum dilaksanakan dengan semangat kekeluargaan, demokrasi, dan sportivitas.
“Saya percaya dengan kebersamaan, persatuan, dan kerja keras, taekwondo Nusa Tenggara Timur akan semakin maju dan menjadi kekuatan penting dalam pembangunan prestasi taekwondo Indonesia,” pungkasnya.
Pantauan media, selain pengurus pusat TI, Musprov TI NTT 2026 juga dihadiri Ketua KONI NTT yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga NTT, serta para pengurus Pengcab TI Kabupaten/Kota di NTT. (*)







Tinggalkan Balasan