KUPANG, KN – Momentum puncak dari kompetisi ketangkasan digital dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 akhirnya mencapai garis akhir. 

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, secara seremonial menyerahkan langsung hadiah dan penghargaan kepada para tim juara yang telah memenangkan Turnamen E-Sport Polresta Kupang Kota Cup 2026. 

Acara penyerahan apresiasi tersebut dilangsungkan di Lapangan Satya Haprabu Markas Komando (Mako) Polresta Kupang Kota pada Senin (22/6) siang.

Kompetisi virtual yang bergulir sengit sejak tanggal 18 hingga 20 Juni 2026 ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda besar yang diinisiasi oleh korps kepolisian setempat dalam memperingati hari jadi Bhayangkara yang ke-80 pada tahun 2026. 

Sepanjang pelaksanaannya, turnamen ini terbukti menyedot perhatian besar serta memantik antusiasme yang luar biasa dari para pelaku, komunitas, dan pencinta gaming atau E-Sport yang tersebar di wilayah Kota Kupang.

Perjalanan para peserta untuk mencapai podium juara harus dilewati dengan perjuangan yang tidak mudah.

Memasuki fase semifinal, atmosfer pertandingan kian memanas lantaran tim-tim terbaik dituntut mengerahkan kemampuan maksimal demi mengamankan tiket emas menuju babak final. 

Di sisi lain, dua tim yang langkahnya terhenti di semifinal tidak patah arang karena harus saling berhadapan untuk memperebutkan peringkat ketiga melalui format pertandingan Best of 3 (BO3).

Dalam laga penentuan tersebut, Tim Night 69 tampil lebih dominan sehingga sukses menundukkan perlawanan Tim Nightmare sekaligus mengunci posisi juara ketiga.

Ketegangan mencapai puncaknya pada partai puncak yang mempertemukan duel papan atas antara Tim Arcane Light melawan Tim Rise. 

Pertandingan perebutan gelar tertinggi ini menggunakan skema yang lebih menguras stamina dan konsentrasi, yakni Best of 5 (BO5). 

Setelah melalui pertarungan taktis yang berjalan sangat ketat, penuh dengan adu strategi makro dan mikro, Tim Arcane Light akhirnya berhasil meredam perlawanan rivalnya untuk keluar sebagai kampiun utama. 

Sementara itu, Tim Rise harus berlapang dada menduduki posisi runner-up.

Berkat torehan emas tersebut, Tim Arcane Light secara otomatis berhak menyandang status sebagai delegasi resmi yang akan mewakili institusi Polresta Kupang Kota dalam ajang Turnamen E-Sport di tingkat Kepolisian Daerah (Polda) NTT. 

Jika nantinya mereka kembali menorehkan performa impresif dan meraih hasil terbaik di level provinsi, tim ini memiliki peluang besar untuk melenggang membawa nama daerah ke kompetisi tingkat nasional di Markas Besar (Mabes) Polri.

Dalam sambutan seremonialnya, Kombes Pol. Djoko Lestari menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia, para peserta, serta segenap elemen sektoral yang telah berkolaborasi menyukseskan gelaran ini hingga selesai dengan kondusif. 

Saat menyerahkan hadiah, pimpinan tertinggi Polresta Kupang Kota tersebut tampak didampingi oleh Ketua Pelaksana Turnamen yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polresta Kupang Kota, IPTU Florensi Ibrahim Lapuisaly.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kemampuan, serta membangun karakter yang sportif, disiplin, dan bertanggung jawab. Kami ingin Polri hadir lebih dekat dengan generasi muda melalui kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” ujar Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, Senin (22/6) siang.

Lebih lanjut, perwira melati tiga yang pernah mengemban tugas sebagai Kapolres Pamekasan tersebut menaruh harapan besar pada pundak Tim Arcane Light agar segera mematangkan persiapan diri guna menatap persaingan yang dipastikan jauh lebih ketat di level regional Polda NTT nanti.

“Kami mengucapkan selamat kepada Tim Arcane Light, Tim Rise, dan Tim Night 69 atas prestasi yang diraih. Khusus kepada Tim Arcane Light, kami berharap dapat terus berlatih, menjaga kekompakan tim, serta membawa nama baik Polresta Kupang Kota di tingkat Polda NTT bahkan hingga tingkat Mabes Polri. Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Kupang mampu berprestasi dan bersaing secara sportif,” tambah Kombes Pol. Djoko Lestari menyemangati para pemenang.

Melalui inisiasi kejuaraan digital ini, pihak Polresta Kupang Kota berharap tali silaturahmi dan kemitraan strategis antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat, terutama kaum muda, dapat terikat semakin kuat. 

Di samping fungsi utamanya sebagai ajang unjuk bakat, Turnamen E-Sport ini sukses bertransformasi menjadi sarana komunikasi dua arah, ruang kolaborasi kreatif, sekaligus jembatan untuk memupuk semangat kebersamaan dalam sukacita menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di NTT. (agn)