KUPANG, KN – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kupang Kota menggelar aksi sosial kemasyarakatan berupa bakti religi lintas agama pada Sabtu (20/6) pagi.
Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada aksi bersih-bersih sejumlah fasilitas rumah ibadah serta situs bersejarah yang tersebar di wilayah Kota Kupang.
Aksi simpatik ini dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan seluruh personel Polresta Kupang Kota, kepolisian sektor (Polsek) jajaran, hingga pengurus beserta anggota Bhayangkari Cabang Kota Kupang.
Sejak pagi hari, para personel kepolisian bersama ibu-ibu Bhayangkari sudah turun ke lapangan dengan membawa berbagai peralatan kebersihan untuk merapikan lingkungan sekitar tempat ibadah.
Adapun titik lokasi yang menjadi sasaran bakti religi kali ini mencakup berbagai tempat ibadah dari beragam aliran kepercayaan, mulai dari masjid, gereja, pura, hingga kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Setia Kupang.
Di lokasi-lokasi tersebut, para personel membagi tugas secara berkelompok untuk menyapu halaman, membersihkan ruang utama ibadah, memotong rumput yang liar, mengangkut tumpukan sampah, serta menata kembali fasilitas sekitar agar terlihat lebih asri, rapi, dan nyaman saat digunakan oleh jemaah.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa agenda bakti religi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kepolisian nasional ke-80.
Momentum ini sengaja dikemas melalui pendekatan sosial guna mempererat kedekatan emosional sekaligus memperkuat jalinan komunikasi antara institusi Polri dengan warga kota.
“Melalui kegiatan bakti religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan sarana ibadah yang digunakan masyarakat. Ini merupakan bentuk pengabdian dan pelayanan kami kepada seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Djoko Lestari di sela-sela memantau jalannya kegiatan, Sabtu (20/6) pagi.
Ia pun menambahkan bahwa dengan hadir bersama membersihkan rumah ibadah berbagai agama, pihaknya juga ingin memperkuat nilai-nilai toleransi serta membangun sinergi yang harmonis antara Polri, tokoh agama dan masyarakat.
Jalannya aksi bersih-bersih ini pun mendapatkan sambutan hangat serta apresiasi positif dari para pengurus tempat ibadah (marbot dan takmir masjid, majelis gereja, serta pemuka pura) maupun warga setempat yang ikut serta membantu di lokasi.
Kehadiran aktif dari jajaran Polresta Kupang Kota dinilai sebagai wujud kepedulian yang konkret dalam merawat fasilitas publik sekaligus menjaga kerukunan umat beragama di ibu kota Provinsi NTT ini.
Selain berhasil menciptakan lingkungan tempat ibadah yang higienis dan representatif, kegiatan ini juga efektif menjadi ruang silaturahmi untuk memperkokoh persaudaraan antara aparat penegak hukum, pemuka agama, dan masyarakat sipil.
Program bakti religi ini sekaligus merefleksikan implementasi nyata dari semangat Polri yang Presisi dalam mengabdi demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. (agn)







Tinggalkan Balasan