KUPANG, KN – Gelaran Sunday Market Buat Orang Kupang atau yang lebih akrab dikenal dengan akronim SABOAK kini genap berusia satu tahun.
Menandai perjalanannya sebagai salah satu pusat perputaran ekonomi kreatif di Kota Kasih, Pemerintah Kota Kupang menggelar festival kemeriahan bertajuk 1st Anniversary SABOAK yang dipusatkan di kawasan Taman Nostalgia Kota Kupang.
Festival perayaan ini berlangsung selama dua hari penuh, mulai Sabtu, 20 Juni hingga Minggu, 21 Juni 2026, setiap pukul 16.00 hingga 22.00 WITA.
Sejak sore hari, area Taman Nostalgia sudah dipadati oleh ratusan warga yang ingin berbelanja sekaligus menikmati akhir pekan bersama keluarga.
Sebagai ruang publik yang ramah keluarga, festival ini menyajikan beragam pilihan mulai dari pameran produk UMKM lokal, stan kuliner khas Kupang dengan harga yang sangat terjangkau, hingga fasilitas playground atau tempat bermain bagi anak-anak.
Kehadiran pasar malam ini terbukti sukses menjadi magnet hiburan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Kupang.
Pemerintah Kota Kupang selaku pencetus program menegaskan bahwa SABOAK didesain bukan sekadar tempat transaksi jual-beli musiman.
Lebih dari itu, wadah yang didukung penuh oleh Mandiri Taspen ini memiliki misi besar untuk menaikkan kelas para pelaku usaha mikro di daerah serta menghidupkan iklim pariwisata urban yang sehat dan produktif.
“Satu tahun sudah SABOAK hadir menjadi ruang berkumpul, berbelanja, menikmati kuliner, dan berbagi kebahagiaan bagi warga Kota Kupang. Melalui momentum hari jadi yang pertama ini, kami ingin memperkuat komitmen untuk terus menyediakan wadah bagi pelaku UMKM lokal agar terus tumbuh kreatif, sekaligus menyuguhkan hiburan rakyat yang bermutu dan ramah bagi keluarga,” ungkap perwakilan penyelenggara dari Pemkot Kupang di sela-sela pembukaan acara, Sabtu (20/6).
Kemeriahan malam pertama atau Sabtu malam diisi dengan berbagai kegiatan interaktif, seperti sesi bernyanyi bersama pengunjung, Lomba Masak Mie dari Rumah, serta pertunjukan seni kebudayaan yang memukau dari Sanggar Tari Sezurai Ethnic.
Sementara itu, puncak perayaan pada Minggu malam dijadwalkan tampil lebih semarak dengan menghadirkan pertunjukan musik dari Growin Band, aksi koreografi dari DSC, serta penampilan lanjutan dari Sanggar Tari Sezurai Ethnic di bawah panduan pemandu acara kenamaan, Edno Taopan.
Selain menyuguhkan atraksi panggung, pihak panitia juga mengajak para pengunjung untuk mempromosikan pariwisata daerah lewat jagat maya melalui Lomba Video Reels Instagram.
Pengunjung ditantang merekam keseruan festival lalu mengunggahnya dengan menandai akun @saboak.kupang untuk memperebutkan hadiah menarik, mulai dari voucher makan bernilai total ratusan ribu rupiah hingga voucher menginap dan berenang gratis di Hotel Naka Kupang. (agn)







Tinggalkan Balasan