KUPANG, KN – Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari 468 atlet dan 32 manajer dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur resmi memulai persaingan dalam Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo Perebutan Piala Bergilir Wali Kota Kupang Tahun 2026.
Ajang bergengsi yang memanggungkan para atlet pelajar dan mahasiswa ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang di Gedung Olahraga (GOR) Flobamora Oepoi Kupang pada Jumat (19/6).
Turnamen berskala regional ini direncanakan berlangsung selama tiga hari penuh hingga Minggu, 21 Juni 2026.
Tercatat ada 23 dojo yang mengirimkan kenshi terbaik mereka untuk mewakili enam kabupaten/kota di NTT, meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Sabu Raijua, hingga Kabupaten Ngada.
Ketua Panitia Pelaksana, Ignasius R. Lega, S.H., dalam laporan tertulisnya memaparkan bahwa kejuaraan kali ini mengusung tema besar “Melalui Kejuaraan Pelajar dan Mahasiswa Kita Lahirkan Kenshi Berprestasi Menuju POPDA 2026.”
Kompetisi ini murni didesain sebagai instrumen strategis untuk menjaring bakat-bakat baru yang akan dipersiapkan sebagai pelapis utama Perkemi NTT di masa depan.
Sebanyak 73 nomor pertandingan yang terbagi atas 26 kelas randori (tarung) dan 47 nomor embu (kerapian teknik) siap diperebutkan oleh para kenshi.
Total medali yang disiapkan oleh pihak penyelenggara mencapai 73 medali emas, 73 medali perak, dan 99 medali perunggu.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi panggung pembinaan fisik semata, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antar-kenshi di bumi Flobamora.
Sinergi pembinaan usia muda ini dinilai sangat krusial mengingat tantangan agenda olahraga nasional ke depan semakin kompetitif.
Pemerintah berharap ajang ini mampu melahirkan modal manusia yang siap pakai untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
“Kami berharap kejuaraan ini menjadi wadah efektif untuk melahirkan atlet-atlet muda yang berbakat, berkarakter, dan siap bersaing pada berbagai ajang olahraga yang lebih tinggi,” ujar Sekda Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., saat memberikan sambutan pembukaan, Jumat (19/6).
Selain sebagai ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan menjadi sarana pembinaan dan pematangan atlet dalam menghadapi berbagai event olahraga ke depan, khususnya menyongsong POPDA 2026 serta PON XXII Tahun 2028 saat Nusa Tenggara Timur menjadi tuan rumah bersama. (agn)







Tinggalkan Balasan