KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang secara resmi melepas delegasi yang akan bertarung dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Acara pelepasan kafilah yang berkekuatan puluhan peserta ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., mewakili Wali Kota Kupang di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, pada Kamis (18/6).
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Kupang Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., Kepala Bagian Prokopim Elia Carolina Tiara, S.STP., serta Kepala Bagian Kesra Ivan Leny Mila Meha, S.STP., M.M.
Hadir pula jajaran pimpinan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Kupang, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, serta para guru pembimbing dan pendamping kontingen.
Dalam amanatnya di hadapan para peserta, Sekda Jeffry Edward Pelt mengingatkan bahwa keikutsertaan Kota Kupang dalam ajang spiritual ini memikul amanah yang besar.
Para peserta tidak hanya datang untuk mengejar predikat juara, melainkan bertindak sebagai wajah sosiokultural daerah yang membawa pesan perdamaian, kerukunan, dan nilai-nilai luhur Kota Kupang di level provinsi.
Oleh karena itu, ia meminta agar ketenangan mental dan keteguhan iman tetap dijaga selama masa perlombaan.
“Jangan jadikan kompetisi sebagai beban. Jadikanlah ini kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan memperluas persahabatan. Ketika kalian tampil dengan hati yang ikhlas dan niat yang baik, sesungguhnya kalian sudah menjadi pemenang. Tampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menunjukkan sikap rendah hati,” ujar Jeffry memotivasi para peserta.
Pemerintah Kota Kupang juga menegaskan bahwa komitmen dalam menyokong pembinaan kehidupan beragama dan pengembangan potensi generasi muda tidak akan surut.
Meski saat ini pemerintah daerah sedang dihadapkan pada tantangan keterbatasan fiskal akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pemenuhan hak-hak spiritual warga tetap menjadi prioritas.
Sebagai wujud sokongan nyata di tengah efisiensi tersebut, Pemerintah Kota Kupang memfasilitasi seluruh akomodasi keberangkatan inti kontingen berupa tiket pesawat udara pergi-pulang bagi 23 peserta.
Langkah ini diharapkan mampu melecut semangat para kafilah agar dapat tampil total tanpa harus memikirkan kendala teknis keberangkatan. (agn)







Tinggalkan Balasan