KUPANG, KN – Kerja sama bilateral dalam mengatasi isu lingkungan hidup di Kota Kupang menunjukkan progres yang menjanjikan. 

Berkat sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Kupang, Perumda Air Minum Kota Kupang, dan Yayasan Plan International Indonesia, Pemerintah Australia resmi melanjutkan dukungan finansial dan pendampingan ekologi mereka melalui Program CERAH yang ditargetkan berjalan hingga tahun 2028 mendatang.

Keberlanjutan komitmen internasional ini mengemuka dalam forum Workshop Aksi Implementasi Akses Air Bersih yang diselenggarakan di Hotel Neo by Aston, Kamis (18/6). 

Dukungan jangka panjang ini diberikan setelah Kota Kupang dinilai sukses menonjolkan keterbukaan serta komitmen tinggi dalam mengelola tata air sejak dimulainya kemitraan awal pada tahun 2023 lalu.

Provincial Coordinator NTT Yayasan Plan International Indonesia, Ani Talan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen Perumda Air Minum Kota Kupang atas keterbukaan mereka dalam mengevaluasi kinerja pelayanan publik. 

Selama masa kerja sama, kedua pihak telah menyelesaikan sejumlah agenda krusial, mulai dari studi pemetaan ilmiah untuk wilayah rawan kekeringan hingga survei langsung mengenai kebutuhan riil layanan air minum di tingkat rumah tangga.

Dari serangkaian riset lapangan tersebut, tim gabungan berhasil merangkum berbagai aspirasi dan keluhan mendasar dari warga kota. 

Masalah kebocoran pipa distribusi yang memicu kehilangan air (non-revenue water) serta sulitnya akses geografis di beberapa titik pinggiran kota menjadi fokus utama yang akan diintervensi lewat sisa masa program hingga dua tahun ke depan.

“Kolaborasi yang baik tersebut menjadi dasar kepercayaan Pemerintah Australia untuk melanjutkan dukungan melalui Program CERAH hingga tahun 2028 dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya air di Kota Kupang. Kami berharap komitmen yang telah dibangun bersama Pemerintah Kota Kupang dan Perumda Air Minum dapat terus diperkuat sehingga membuka peluang hadirnya dukungan program yang lebih besar di masa mendatang,” ujar Ani Talan.

Gayung bersambut, Pemerintah Kota Kupang menyambut sangat positif perpanjangan durasi Program CERAH ini. 

Kehadiran Plan International Indonesia dipandang sebagai peluang emas untuk mentransfer teknologi dan pengetahuan global ke tingkat lokal. 

Pemkot Kupang optimistis bahwa dengan kombinasi dana daerah, manajemen Perumda yang responsif, serta pendampingan teknis internasional, ketahanan air yang berkeadilan bagi seluruh lapisan warga Kota Kupang dapat segera terealisasi. (agn)