KUPANG, KN – Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI) menekankan pentingnya modernisasi birokrasi dan peningkatan kompetensi di tubuh korps baju cokelat.
Penegasan ini disampaikan oleh Anggota Kompolnas RI, Dr. Supardi Hamid, M.Si., saat memimpin jalannya kunjungan kerja ke Markas Polresta Kupang Kota yang dipusatkan di Aula Bijaksana pada Kamis (18/6).
Kedatangan rombongan lembaga pengawas eksternal Polri ini disambut langsung oleh Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M.
Turut mendampingi dalam rombongan pusat tersebut Kabag HIK Set Kompolnas Kombes Pol. Dody Wirawijaya, S.I.K., serta jajaran staf analisis kebijakan Kompolnas RI.
Agenda utama kunker ini menyoroti potret sarana prasarana, operasional penanganan hukum, serta mutu pelayanan publik di daerah.
Dalam arahannya, Dr. Supardi Hamid menggarisbawahi bahwa keterbatasan personel yang dialami oleh jajaran daerah di era modern seperti sekarang harus disiasati dengan cerdas.
Salah satu solusi konkret yang ditawarkan adalah transisi model kerja manual menuju pemanfaatan teknologi informasi terpadu guna mendongkrak aspek efisiensi dan efektivitas kinerja operasional kepolisian.
Selain pemanfaatan teknologi di era digital, Kompolnas juga menginstruksikan jajaran Polresta Kupang Kota untuk memperkuat iklim transparansi dalam proses penyidikan perkara guna menghindari komplain dari masyarakat.
Pendidikan dan pelatihan teknis yang berkelanjutan bagi para bintara maupun perwira harus terus digalakkan secara periodik.
“Kompolnas menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, transparansi penanganan kasus, serta pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung efektivitas dan efisiensi tugas kepolisian di era digital. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” urai Dr. Supardi Hamid dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa seluruh temuan data, termasuk masalah kekurangan 486 personel di Kupang, akan diakomodasi menjadi bahan rekomendasi resmi Kompolnas kepada Presiden dan Kapolri.
Pertemuan strategis yang berjalan dalam suasana interaktif dan penuh keakraban tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kesepakatan bersama dalam mengawal reformasi kultural Polri yang presisi. (agn)







Tinggalkan Balasan