KUPANG, KN – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Kupang menyatakan kesiapan penuh untuk merebut prestasi tertinggi pada ajang MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi NTT yang akan diselenggarakan di Kabupaten Nagekeo.
Sebanyak 23 peserta terbaik dipastikan siap bertolak menuju arena perlombaan setelah mengantongi restu dan dilepas secara resmi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Kupang pada Kamis (18/6).
Ketua LPTQ Kota Kupang, Muhammad Chairil, S.STP., M.Si., bersama Ketua Panitia MTQ Kota Kupang, Rahmat Mukolang, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa 23 duta yang diberangkatkan ini merupakan para jawara peringkat pertama pada seleksi MTQ Tingkat Kota Kupang yang telah dilaksanakan di Kampus Muhammadiyah Kupang pada 1–4 Mei 2026 lalu.
Evaluasi dan penggodokan reguler pun telah matang dilakukan untuk mengoptimalkan persiapan, kemampuan dan performa para peserta.
“Seluruh peserta telah menjalani pembinaan intensif melalui training center dan siap bertanding pada 6 cabang dengan 19 mata lomba, meliputi Tilawah, Tahfiz untuk kategori 1, 5, dan 10 juz, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Kaligrafi. Dengan latihan yang intensif ini, kami optimistis delegasi Kota Kupang mampu bersaing ketat,” urai Muhammad Chairil dalam laporan resminya.
Berdasarkan jadwal keberangkatan, kafilah Kota Kupang dijadwalkan terbang menuju Kabupaten Nagekeo via Bandara Ende pada Minggu, 21 Juni 2026.
Setibanya di sana, rangkaian agenda padat telah menanti rombongan delegasi.
Agenda MTQ XXXI tingkat provinsi akan dimulai pada 22 Juni 2026, yang dibuka dengan prosesi budaya berupa Pawai Ta’ruf dengan rute melintasi Gereja Katolik Mbai menuju area masjid, kemudian dilanjutkan dengan Malam Ta’ruf.
Puncak pembukaan MTQ secara umum akan diresmikan oleh Gubernur NTT pada Selasa malam, 23 Juni 2026.
Babak penyisihan hingga final di enam cabang lomba tersebut akan digulirkan hingga 27 Juni 2026.
Rangkaian acara akan ditutup oleh Wakil Gubernur NTT pada Minggu malam, 28 Juni 2026, dan seluruh kontingen dijadwalkan kembali ke Kota Kupang pada 29 Juni 2026.
LPTQ menekankan bahwa kompetisi ini menjadi sangat krusial karena para juara pertama di tingkat Provinsi NTT nantinya akan mendapatkan tiket emas untuk mewakili Provinsi NTT pada ajang MTQ Tingkat Nasional yang akan dihelat di Semarang pada September 2026 mendatang. (agn)







Tinggalkan Balasan