KUPANG, KN– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi mengukuhkan kepengurusan beserta Tim Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Kota Kupang. Prosesi pengukuhan ini berlangsung khidmat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Rabu (10/6).
Momen ini menjadi catatan sejarah baru di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota Kupang tercatat sebagai wilayah pertama di bumi Flobamora yang sukses membentuk Tim Eksekutif sebagai motor penggerak program PKBI di lapangan.
Agenda ini turut dihadiri oleh Sekretaris Pengurus Daerah PKBI NTT Agustinus L. Brewon, Direktur Eksekutif PKBI NTT Moudy Febrianti Taopan, S.H., Ketua Pengurus PKBI Kota Kupang Adrian Salamury, Direktur Eksekutif PKBI Kota Kupang Maria Hilmina Lakmanasti Juwita, serta Sekretaris KPAD Kota Kupang Julius Tanggu Bore.
Dalam arahannya, dr. Christian Widodo mengingatkan bahwa kemajuan kota tidak bisa sekadar ditakar dari megahnya infrastruktur fisik, melainkan dari mutu sumber daya manusia yang bermula dari ketahanan keluarga.
“Membangun kota berarti membangun manusia dan sosial kemasyarakatannya. Jika unit keluarga kokoh, kota pun akan kuat. Cahaya Kota Kupang bukan bersumber dari obor di kantor wali kota, tapi dari lilin-lilin kecil yang menyala di rumah tangga, RT/RW, hingga kelurahan,” tutur Wali Kota filosofis.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Tim Eksekutif PKBI sebagai wujud nyata keseriusan pemerintah dalam mencetak generasi yang sehat dan berdaya saing. Ke depan, Wali Kota berharap PKBI tidak lagi sekadar membatasi jumlah anak, melainkan memperluas jangkauan pada isu kesehatan reproduksi, edukasi keluarga, imunisasi, serta pemberdayaan perempuan dan anak.
Fokus pada Mutu dan Ketahanan Keluarga
Sekretaris PKBI Provinsi NTT, Agustinus L. Brewon, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pemkot Kupang. Ia menjelaskan bahwa PKBI yang telah berkiprah di Indonesia sejak 1957 (dan di NTT sejak 1988) bergerak lewat tiga elemen utama, yakni Pengurus, Eksekutif, dan Forum Remaja.
“Kami sangat mengapresiasi visi Wali Kota Kupang. Beliau memahami bahwa berbagai problem daerah, termasuk penyebaran HIV, kerap berakar dari rapuhnya kondisi keluarga. PKBI hadir untuk mengawal terciptanya keluarga yang berkualitas,” kata Agustinus.
Ia pun menginstruksikan Tim Eksekutif yang baru dilantik agar segera tancap gas dan menjawab kepercayaan pemerintah lewat aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Setelah prosesi pelantikan selesai, acara langsung diteruskan dengan orientasi pengurus guna menyinkronkan program kerja strategis ke depan. (agn)





Tinggalkan Balasan