Di sisi lain, Serena meminta agar pemasaran produk lokal—terutama sei—dilakukan secara lebih masif melalui platform berskala regional hingga nasional demi mengukuhkan Kupang sebagai destinasi kuliner dan budaya yang memikat.

Guna mendukung program ini, tim kerja juga berencana membangun platform digital terintegrasi yang berfungsi sebagai pusat informasi bagi turis maupun investor. 

Langkah ini akan dikawal oleh tim lintas sektor yang melibatkan Dinas Kominfo, Dinas Pariwisata, Bapperida, Bagian Hukum, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya.

Dengan target peluncuran pada pertengahan Agustus 2026, momentum ini diharapkan menjadi awal baru bagi Kota Kupang untuk tampil lebih kreatif, kompetitif, dan membanggakan di kancah nasional maupun internasional. (agn)