KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan gelaran PMRN E-Sports Challenge Season 2 yang akan bergulir pada Juli mendatang.
Kepastian ini didapat setelah Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menerima kunjungan pengurus Persatuan Mahasiswa Rote Ndao (PMRN) di ruang kerjanya pada Senin (8/6).
Dalam pertemuan tersebut, Wawali Serena didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Kupang, Alan Y. Girsang, serta perwakilan Bagian Umum Setda.
Sementara dari pihak mahasiswa, hadir jajaran pengurus PMRN yang dipimpin Agnes Triviany, Ketua Panitia Astro Pelle, serta perwakilan BEM Universitas Karyadharma.
Menurut Ketua Panitia, Astro Pelle, kompetisi tahun ini dipastikan lebih meriah dibanding musim perdana pada Agustus 2025 lalu.
Jika sebelumnya hanya ada satu gim yang dilombakan, kali ini panitia memboyong lima gim populer sekaligus demi memanjakan para pencinta gaming di Kota Kupang, yakni: Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, eFootball Mobile dan Rally Fury.
Turnamen ini direncanakan berlangsung selama delapan hari, tepatnya dari tanggal 5 hingga 12 Juli 2026, bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.
Kegiatan ini dijadwalkan secara fleksibel guna memastikan agenda kedinasan Pemkot tidak terganggu, pertandingan pada hari kerja (Senin–Jumat) sengaja digeser ke malam hari. Sedangkan untuk hari Minggu, laga akan dimulai dari siang hingga malam hari.
Melihat kesiapan matang dari panitia yang telah menggandeng BEM Universitas Karyadharma dan mengamankan lima sponsor utama, Serena Cosgrova Francis memberikan apresiasi tinggi.
Ia menilai kompetisi ini menjadi ruang positif yang sangat baik bagi generasi muda lokal.
“Pemerintah Kota Kupang mendukung penuh. Kakak-kakak mahasiswa datang dengan kesiapan yang sangat matang. Nanti saya pribadi akan bantu tambahkan sponsor lagi,” ungkap Serena.
Selain dukungan moral, Pemkot Kupang juga siap memfasilitasi kebutuhan logistik penunjang seperti konsumsi bagi panitia.
Serena pun menyatakan komitmennya bersama Wali Kota untuk meluangkan waktu hadir dalam acara pembukaan nanti.
Di sisi lain, Kadispora Kupang, Alan Y. Girsang, mengingatkan panitia untuk segera berkoordinasi dengan pengurus E-Sports Indonesia (ESI) Kota Kupang.
Langkah ini penting dilakukan agar seluruh teknis perlombaan dapat berjalan sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. (agn)





Tinggalkan Balasan