KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang berkomitmen penuh untuk mempercepat pembenahan sistem transportasi darat di wilayahnya. 

Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menerima kunjungan kerja dari Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT, Robert N. I. Tail, S.SiT., M.M., di Ruang Kerja Wali Kota pada Kamis (4/6).

Fokus pembenahan pelayanan publik di bidang transportasi tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam pertemuan kerja pagi itu.

Audiensi strategis tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, S.H., Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Bernadinus Mere, AP., M.Si., beserta jajaran pejabat teknis lainnya.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota mengapresiasi kontribusi nyata BPTD dalam mendukung penataan transportasi di Kota Kupang.

Menurutnya, menghadirkan transportasi massal yang aman dan nyaman tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah daerah tanpa adanya kolaborasi lintas sektor.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian besar dari BPTD. Sinergi ini merupakan modal penting agar pembenahan transportasi publik di kota ini bisa berjalan lebih cepat dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ungkap dr. Christian.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah optimalisasi Terminal Bimoku serta pengoperasian lima unit bus bantuan dari Kementerian Perhubungan. 

Kepala BPTD Kelas II NTT, Robert N. I. Tail, menjelaskan bahwa jika kelima armada tersebut sudah berjalan dengan pelaporan progres yang baik, Kota Kupang berpeluang besar mendapatkan tambahan bus baru melalui program Buy The Service (BTS).

Terkait adanya kendala administratif berupa status kendaraan yang masih berpelat merah, Wali Kota menginstruksikan jajarannya untuk segera mencari solusi konkret dan melarang regulasi menjadi alasan penundaan pelayanan kepada warga.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Sekda Kota Kupang mengungkapkan rencana penjajakan skema Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak ketiga agar proses alih status kendaraan ke pelat kuning dapat berjalan legal.

Selain armada, BPTD juga terus membenahi infrastruktur Terminal Bimoku, termasuk perbaikan drainase dan penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) hingga ke kawasan Patung Burung yang selama ini gelap saat malam hari. Saat ini, 12 titik lampu telah sukses terpasang.

Di akhir pertemuan, Kepala BPTD turut mengundang Wali Kota Kupang untuk menghadiri peresmian tiga infrastruktur transportasi penting di NTT pada 18 Juni 2026 mendatang. 

Ketiga fasilitas tersebut meliputi Terminal Barang Internasional Motaain di Kabupaten Belu, Terminal Bimoku di Kota Kupang, serta Kantor Operasional BPTD Kelas II NTT, yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Menteri Perhubungan RI secara hibrida. (agn)