Ia juga menekankan bahwa paradigma birokrasi di bawah kepemimpinannya harus sepenuhnya bergeser dari mentalitas dilayani menjadi melayani. Semangat “Memerintah adalah Melayani” akan menjadi kompas utama jalannya roda pemerintahan Kota Kupang selama lima tahun ke depan.

Menghubungkan momentum pelantikan dengan Hari Lahir Pancasila, Wali Kota mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Kupang untuk membumikan nilai-nilai dasar negara tersebut dalam kinerja harian mereka, bukan sekadar menjadikannya slogan seremoni belaka.

Secara spesifik, dr. Christian memberikan atensi khusus kepada beberapa sektor pelayanan publik. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil diinstruksikan untuk memangkas birokrasi agar pengurusan dokumen kependudukan menjadi lebih cepat dan akurat, demi ketepatan sasaran program bantuan sosial. Selain itu, sektor pengelolaan arsip dan perpustakaan daerah juga diminta berbenah untuk mendongkrak indeks literasi masyarakat.

Wali Kota menutup arahannya dengan mengingatkan pentingnya implementasi di lapangan. Menurutnya, sebuah visi dan rencana besar pemerintahan tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya aksi nyata yang dampaknya bisa langsung dinikmati oleh warga Kota Kupang. (agn)