KUPANG, KN — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang berkomitmen penuh untuk membenahi kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah tegas yang diambil adalah mengimbau masyarakat agar mengurus seluruh dokumen administrasi kependudukan (adminduk) secara mandiri tanpa melibatkan perantara.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang, Angela Tamo Inya, S.IP., MM., menegaskan bahwa pengurusan langsung oleh warga akan menciptakan proses yang jauh lebih aman dan transparan. Dengan datang langsung ke kantor, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan.

“Kami sangat tidak menyarankan masyarakat menggunakan jasa calo. Silakan datang langsung ke kantor Dukcapil agar bisa memahami dengan jelas segala persyaratan yang diperlukan,” ujar Angela.

Keterbukaan Informasi dan Pembenahan Layanan

Selain masalah perantara, Angela juga menyoroti pentingnya kejelasan informasi operasional di lapangan demi mencegah terjadinya miskomunikasi dengan warga. Pihaknya kini fokus membenahi penyampaian informasi terkait:

  • Jam operasional resmi pelayanan.
  • Waktu istirahat pegawai.
  • Alur dan prosedur pengurusan dokumen.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian pelayanan bagi warga yang datang ke kantor Dukcapil.

Apresiasi Kunjungan dan Harapan Peremajaan Fasilitas

Komitmen pembenahan ini mencuat usai Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., melakukan kunjungan kerja ke kantor Dukcapil pada Selasa (2/6). Dalam tinjauan tersebut, Wawali Serena menyoroti sejumlah fasilitas penunjang dan perangkat kerja yang sudah usang sehingga memperlambat akses pelayanan. Serena berjanji akan membawa persoalan anggaran peremajaan alat ini ke tingkat pembahasan pemerintah daerah.

Merespons kunjungan tersebut, Angela Tamo Inya menyampaikan apresiasi mendalam. Menurutnya, kehadiran wakil kepala daerah menjadi suntikan motivasi bagi seluruh jajaran pegawai Dukcapil Kupang.

“Kami berterima kasih atas perhatian langsung dari Ibu Wakil Wali Kota. Kami sangat berharap ada realisasi pembaruan dan peningkatan kapasitas perangkat kerja yang sudah berumur. Jika sarana pendukungnya memadai, kami optimis pelayanan kepada masyarakat ke depan bisa berjalan jauh lebih cepat, efektif, dan optimal,” tutup Angela. (agn)