KUPANG, KN — Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, melakukan kunjungan kerja langsung ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang pada Selasa (2/6). Hal ini dilakukan untuk memantau langsung bagaimana implementasi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang diberikan kepada masyarakat.
Peninjauan lapangan ini secara khusus menyoroti efisiensi sistem, tindak lanjut keluhan masyarakat, serta kondisi perangkat penunjang pelayanan.
Dalam dialognya bersama warga dan petugas, Serena menangkap keluhan mendasar mengenai lambatnya proses yang dipicu oleh faktor teknis.
Kondisi perangkat keras (device) kerja di kantor Dukcapil diketahui sudah berumur dan lama. Hal ini langsung menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, di mana Serena menegaskan bahwa jika ingin menghadirkan pelayanan yang serbacepat, pembaruan dan update teknologi pada perangkat kerja mutlak harus segera direalisasikan.
Di samping kendala teknis perangkat, Serena juga menyoroti hambatan administratif yang sering dialami warga. Ia menerima laporan mengenai adanya warga yang sudah jauh-jauh datang mengantre, namun terpaksa harus pulang kembali karena berkas persyaratan yang dibawa ternyata belum lengkap.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Serena mengimbau dengan tegas agar masyarakat lebih proaktif memanfaatkan kanal digital sebelum mendatangi kantor pelayanan. Warga diminta untuk memeriksa secara teliti seluruh daftar dokumen yang dibutuhkan melalui website resmi Dukcapil Kota Kupang.
“Tolong cek terlebih dahulu berkas-berkas persyaratan yang harus dibawa melalui website resmi Dukcapil. Pastikan semuanya sudah lengkap dari rumah,” ujar Serena di hadapan warga dan media.
Dengan mengecek prasyarat secara mandiri via website, warga dapat memastikan seluruh berkasnya sudah lengkap dan sah dari rumah, sehingga proses verifikasi di loket bisa berjalan instan tanpa perlu bolak-balik.
“Jangan sampai ada kejadian seperti keluhan warga tadi, sudah jauh-jauh datang mengantre, tetapi terpaksa pulang lagi dengan tangan hampa hanya karena ada satu atau dua berkas yang kurang. Kalau berkasnya sudah siap dan lengkap, proses di loket pasti jauh lebih cepat dan efisien,” jelas Serena menekankan sinkronisasi antara warga dan petugas Dukcapil di lapangan.
Pemkot Kupang berharap, sinergi antara kesiapan dokumen oleh warga serta langkah peremajaan device oleh pemerintah daerah dapat segera mengikis sumbatan pelayanan, sehingga masyarakat bisa menikmati layanan Adminduk yang cepat dan prima. (agn)





Tinggalkan Balasan