Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang berkomitmen penuh untuk menyokong dan mempermudah segala kebutuhan administratif agar aksi sosial tersebut berjalan lancar sesuai regulasi.
Lebih lanjut, Serena melihat program kerja Forum Pemuda Kisar—mulai dari layanan pengobatan gratis, edukasi pencegahan HIV/AIDS, kegiatan keagamaan, hingga pembentukan karakter pemuda—sangat selaras dengan visi pembangunan Kota Kupang yang inklusif dan sejahtera.
Di sisi lain, Ketua Forum Pemuda Kisar, Yeri Frans, memaparkan bahwa organisasinya tengah mematangkan sejumlah program kerja jangka panjang. Salah satu agenda besarnya adalah festival tahunan bertajuk “Kisar Baku Dapa” yang akan digelar pada Desember mendatang, bertepatan dengan momen ulang tahun organisasi.
Yeri menjelaskan, pergelaran tersebut bukan sekadar wadah temu kangen bagi warga perantauan asal Kisar, melainkan juga panggung untuk memperkukuh identitas kultural dan mengenalkan warisan leluhur kepada generasi muda.
“Kami berkomitmen menjadikan forum ini sebagai wadah yang konsisten hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial, kerohanian, dan pemeliharaan budaya Kisar. Kami berharap rangkaian program ini memberikan dampak konkret,” urai Yeri.





Tinggalkan Balasan