“Saya memberikan pesan tegas kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, serta para kepala sekolah untuk segera membenahi data dapodik. Ini penting agar anak-anak kita di NTT bisa mendapatkan beasiswa KIP,” tegasnya.
Melki menilai, persoalan akurasi data masih menjadi kendala dalam memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran. Karena itu, pembenahan sistem data menjadi prioritas agar akses siswa terhadap program bantuan tidak terhambat.
Di akhir, Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di NTT.
“Mari kita sama-sama berkolaborasi untuk memperbaiki kualitas pendidikan kita di NTT,” katanya.
Kunjungan kerja Komisi X DPR RI ini sekaligus menjadi momentum penguatan dukungan pusat terhadap daerah, tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga penegasan pentingnya tata kelola data dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat NTT. (ocp/ab)




Tinggalkan Balasan