Daerah  

Anggota DPRD NTT Mohammad Ansor Jaring ‘Asmara’ Warga Sikumana Kota Kupang

Anggota DPRD NTT Mohammad Ansor reses di Kelurahan Sikumana, Kota Kupang. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Mohammad Ansor, melaksanakan reses di RT 15, Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, pada Sabtu (12/7/2025) sore.

Politisi Partai Golkar itu hadir untuk menjaring aspirasi masyarakat (Asmara), khususnya warga Sikumana, terkait persoalan-persoalan yang sedang dihadapi.

Dalam sebuah dialog interaktif bersama warga Kota Kupang, Mohammad Ansor, memperkenalkan berbagai program strategis yang sedang dijalankan oleh DPRD NTT bersama pemerintah provinsi.

Ansor menegaskan bahwa tugas utama Komisi V DPRD NTT adalah mengurusi hal-hal krusial yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat, termasuk kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta bantuan sosial.

Salah satu program unggulan yang disampaikan Ansor adalah pemberian bantuan modal usaha melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Lewat skema tersebut, pemerintah bersama DPRD NTT menyiapkan dana bantuan sebesar Rp10 juta untuk setiap KUB yang terdiri dari 5 hingga 10 anggota. Dana ini ditujukan untuk menggairahkan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah NTT.

“Satu kelompok usaha bersama akan mendapatkan bantuan Rp10 juta untuk mengembangkan usahanya,” jelas Ansor di hadapan warga.

Selain itu, Ansor juga mendorong pelaku UMKM di Kota Kupang agar memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan segera disalurkan Bank NTT dengan total plafon Rp1 triliun. Bank daerah ini dianggap sebagai mitra strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Di bidang pendidikan, Pemprov NTT bersama DPRD NTT juga menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa aktif dari wilayah NTT, termasuk Kota Kupang. Ansor mengajak mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan untuk menghubunginya secara langsung, agar dapat difasilitasi memperoleh beasiswa.

“Kalau di sini ada anak mahasiswa yang aktif sedang kuliah, bisa hubungi saya, nanti kita bantu untuk dapat beasiswa,” katanya.

Masalah kesehatan juga menjadi perhatian utama. Ansor menjelaskan tentang program restrukturisasi tunggakan BPJS Kesehatan yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat. Program ini memungkinkan masyarakat mencicil tunggakan mulai Rp100 ribu per bulan.

“Kalau tunggakannya Rp1 juta, bisa cicil Rp100 ribu per bulan lewat skema rehab BPJS,” ujar Ansor.

BACA JUGA:  DPRD NTT Tinjau PLTP Kamojang, Optimis Geothermal Jadi Pendorong Kemajuan Daerah

Menanggapi keluhan warga terkait masalah sengketa tanah di Kelurahan Sikumana, Ansor menyatakan bahwa persoalan tersebut masuk dalam domain agraria.

Namun, sebagai wakil rakyat dari dapil Kota Kupang, ia berkomitmen untuk memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut.

“Masalah tanah memang kewenangannya di agraria, tapi kami siap membantu memfasilitasi agar persoalan warga bisa diselesaikan,” tutup Ansor.

Salah satu warga Sikumana, Yus Tun mengatakan, saat ini sering terjadi warga yang adalah pasien BPJS Kesehatan, yang masih sakit disuruh pulang oleh rumah sakit.

“Pasien BPJS Kesehatan, yang masih sakit disuruh pulang oleh rumah sakit. Padahal masih dalam keadaan yang masih sakit atau belum sehat,” terangnya.

Dia meminta agar anggota DPRD NTT Komisi V Mohammad Ansor, untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Mohammad Ansor menegaskan, pihaknya terus memperingatkan pihak rumah sakit untuk tidak memulangkan pasien dalam keadaan masih sakit.

“Saya sudah telepon ke BPJS Kupang ternyata tidak begitu. Saya pertegas lagi di sini, tidak boleh rumah sakit memulangkan pasien dalam keadaan sakit. Kalau ada keluhan seperti itu, silahkan lapor, saya langsung telepon direktur rumah sakitnya,” tegasnya.

Ansor juga mendorong agar warga yang memiliki BPJS Kesehatan mandiri untuk membayar tunggakan BPJS Kesehatan secara cicil. “Jika tidak maka tidak bisa dilayani oleh pihak rumah sakit. Aturan ini ketat, karena sudah diatur dalam undang-undang,” ucapnya.

Selain BPJS Kesehatan, Ansor juga menyampaikan, dirinya akan berkoordinasi dengan Wali Kota untuk perbaikan jalan lingkungan, karena jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah Kota Kupang. Hal ini untuk menjawab keluhan warga, terkait kondisi jalan lingkungan di wilayah Sikumana.

“Terkait air, dari saya pribadi akan sumbang satu sumur bor di sini. Ini bantuan dari saya pribadi,” tandas Ansor.

Dialog yang berlangsung hangat ini diharapkan dapat semakin mendekatkan program pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat di NTT. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS