Setiap tahun, kata Alex, data dan laporan yang disampaikan memberikan dukungan kepada Bank NTT untuk berpartisipasi lebih aktif itu multiplayer effect-nya didapat oleh pemerintah.

Lebih lanjut dijelaskan Alex, setelah melakukan pengkajian beberapa rancangan bisnis di digital sudah sampai pada tahap metaverse pengunaan teknologi yang melampaui alam pengetahuan dan semesta. Bank NTT baru 2 tahun bisa melakukan perubahan besar.

Kepada media, Alex pun menjawab tantangan mengenai sulitnya akses jaringan internet di desa sehingga dalam rangka beradaptasi dengan keadaan ini, Bank NTT sudah memiliki strategi bisnis yang sangat bisa diandalkan untuk menjawabnya.

“Bank tidak hadir lagi secara fisik tetapi dengan bekerjasama dengan komponen-komponen atau elemen-elemen masyarakat yang mau menjadi bagian dari transformasi Bank NTT. Kita akan merekrut dan melatih mereka menjadi agen digital bank NTT,” pungkasnya. (Humas Bank NTT)