Kupang, KN – Bank NTT kembali mencatatkan kinerja positif di industri perbankan nasional. Bank NTT menempati peringkat ke-10 dalam daftar 10 bank konvensional paling efektif menghasilkan margin dari bisnis bunga, dengan rasio Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,36 persen.

Data tersebut bersumber dari laporan tahunan masing-masing bank tahun buku 2025.

Net Interest Margin (NIM) merupakan rasio yang mengukur kemampuan bank menghasilkan pendapatan bunga bersih dari aset produktif yang dimiliki. Semakin tinggi nilai NIM, semakin efektif bank memperoleh margin dari aktivitas intermediasi, terutama melalui penyaluran kredit dan pengelolaan aset produktif.

Dalam daftar tersebut, Bank Sultra berada di posisi pertama dengan NIM 7,76 persen, disusul Bank Maluku Malut (7,65 persen) dan Bank Danamon Indonesia (7,40 persen). Bank NTT menutup daftar 10 besar dengan capaian 6,36 persen, sekaligus menjadi salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Bagi industri perbankan, NIM menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur profitabilitas bisnis inti bank. Rasio ini juga menunjukkan efisiensi bank dalam memperoleh pendapatan dari penyaluran kredit dan investasi, serta menjadi acuan bagi investor maupun regulator dalam menilai kinerja perbankan.

Masuknya Bank NTT dalam 10 besar nasional, menunjukkan kemampuan bank milik Pemerintah Provinsi NTT tersebut, dalam menjaga efektivitas bisnis intermediasi di tengah dinamika industri perbankan.

Capaian ini juga menjadi modal positif bagi Bank NTT untuk terus memperkuat kinerja, meningkatkan penyaluran kredit produktif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Hal ini sejalan dengan mimpi besar Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang menginginkan agar Bank NTT terus menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Kami mendorong agar Bank NTT menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur,” kata Melki, belum lama ini.

Eks Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini juga mengajak seluruh masyarakat NTT dan para pengusaha untuk berinvestasi di NTT, dengan menyimpan uang di Bank NTT.