Bank NTT Ruteng Dukung Penguatan NTT Mart Lewat Literasi Keuangan dan KUR

Romi Radjalangu. (Foto: Dok. Istimewa)

Ruteng, KN — Bank NTT Cabang Ruteng menyatakan kesiapan mendukung penuh program Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penguatan ekosistem NTT Mart dengan sistem literasi keuangan serta pendanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Bank NTT Cabang Ruteng, Romi Radjalangu, usai kegiatan Launching Program NTT Mart UBSP Lembu Nai di SMAN 2 Langke Rembong, Selasa (27/1/2026).

Romi menjelaskan, dukungan Bank NTT difokuskan pada peningkatan literasi keuangan dan penyaluran KUR bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank NTT menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan setiap inisiatif ekonomi lokal memiliki fondasi keuangan yang kuat dan berkelanjutan.

“NTT Mart memiliki potensi besar sebagai pusat konsolidasi produk unggulan daerah yang selama ini membutuhkan akses pasar yang lebih luas. Karena itu, kami siap membangun kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan efektivitas pengelolaannya,” ujar Romi.

Melalui sinergi tersebut, Bank NTT memastikan pelaku UMKM pemasok NTT Mart mendapatkan prioritas layanan keuangan, khususnya akses permodalan melalui skema KUR. Dukungan ini, lanjut Romi, merupakan implementasi nyata fungsi Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah.

“Kami berkomitmen menyediakan infrastruktur keuangan yang kuat serta layanan perbankan modern bagi pelaku usaha,” katanya.

Kebijakan tersebut diambil sebagai solusi atas keterbatasan permodalan yang kerap dihadapi pelaku usaha kecil. Selain kemudahan akses pembiayaan, Bank NTT juga memberikan pendampingan serta penyederhanaan prosedur guna memangkas hambatan birokrasi, sehingga pelaku UMKM dapat lebih fokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Dukungan Bank NTT mendapat apresiasi dari pengelola NTT Mart UBSP Lembu Nai.

BACA JUGA:  Dana Proyek Rp3 Miliar di Pemkab Manggarai Belum Cair, Ada Apa?

Ketua NTT Mart UBSP Lembu Nai, Rostan Mutis, menilai keterlibatan Bank NTT memberikan kepastian operasional yang lebih stabil serta memperkuat profesionalisme pengelolaan usaha.

“Kehadiran permodalan KUR dan pendampingan literasi keuangan dari Bank NTT menjadi jaminan bahwa NTT Mart UBSP Lembu Nai dapat beroperasi secara mandiri dan profesional sejak awal,” ujarnya.

Selain permodalan, Bank NTT juga mendorong transformasi digital melalui penguatan layanan perbankan dan pendampingan literasi keuangan. Langkah ini bertujuan memodernisasi tata kelola keuangan UMKM agar lebih transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan pasar.

Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya membantu pelaku usaha memperoleh modal, tetapi juga meningkatkan kemampuan pengelolaan arus kas serta pemahaman terhadap risiko keuangan. Transformasi digital ini sekaligus mempercepat transaksi dan memperluas jangkauan layanan perbankan hingga ke tingkat unit usaha.

Dengan pengawasan dan pendampingan berkelanjutan, Bank NTT optimistis sektor riil di Kabupaten Manggarai akan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap dinamika ekonomi lokal maupun nasional.

“Target kami jelas, setiap potensi daerah di Manggarai harus dikelola secara maksimal melalui wadah seperti NTT Mart. Bank NTT akan terus menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkas Romi. (*/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS