KUPANG, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka ajang Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) NTT Tahun 2026 di Kota Kupang. 

Perhelatan olahraga bagi para atlet penyandang disabilitas ini dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 7 November 2026, dengan mengusung tema besar yang sarat motivasi, yaitu “Menembus Keterbatasan, Taklukkan Dunia Lewat Prestasi”.

Suasana di lokasi kegiatan pembukaan tampak begitu semarak, hangat, dan penuh haru kebanggaan. 

Ruangan pertemuan tertutup berdekorasi lampu gantung hangat tersebut dipadati oleh puluhan kontingen yang mengenakan kaus seragam resmi berpadu kain tenun khas NTT. 

Di atas panggung utama, spanduk berlatar warna-warni cerah bertuliskan “Opening Ceremony Peparprov NTT 2026” dibingkai dengan hiasan bunga segar di sisi podium.

 Gubernur Melki Laka Lena yang berdiri di podium mikrofon tampak mengenakan kaus kontingen bernuansa kuning-merah berbalut selendang tenun tradisional, menyampaikan sambutan penuh energi. 

Para peserta—yang terdiri atas atlet penyandang disabilitas, sebagian tampak duduk di kursi roda atau menggunakan alat bantu jalan—menyambut setiap kalimat gubernur dengan tepuk tangan meriah dan pancaran wajah penuh semangat. 

Sesi berlanjut dengan penyerahan piala kejuaraan secara simbolis serta sesi foto bersama seluruh kontingen yang mengangkat tangan mengepalkan semangat persatuan.

Dalam laporan dan sambutannya, ajang Peparprov tahun ini diikuti oleh total 81 atlet serta 15 orang ofisial yang berasal dari 10 kabupaten dan kota di wilayah Flobamora. 

Para peserta berkompetisi dalam tiga cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni cabang atletik, catur, dan tenis meja.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi fisik, melainkan momentum penting pembuktian diri bagi para atlet disabilitas.

“Malam ini, saya resmi membuka Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) NTT Tahun 2026 di Kota Kupang. Sebuah momentum penting bagi kita untuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi dan meraih cita-cita,” ujar Gubernur Melki Laka Lena di hadapan para peserta.