Kefamenanu, KN – Tangis haru dan rasa syukur menyelimuti Kanisius Nitjano, warga Desa Oeprigi, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Namanya keluar sebagai salah satu penerima bantuan rumah layak huni, dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
Bagi Kanisius, bantuan tersebut bukan sekadar kesempatan membangun rumah. Lebih dari itu, bantuan ini menjadi harapan baru bagi dirinya dan keluarga, untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak di tengah keterbatasan ekonomi.
Selama ini, Kanisius menjalani kehidupan sederhana sebagai petani. Ia mengandalkan hasil panen jagung dan padi dari lahan miliknya sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Karena itu, kunjungan Gubernur Melki Laka Lena bersama rombongan ke kediamannya, menjadi momen yang membahagiakan. Untuk pertama kalinya, Kanisius mengaku mendapatkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah.
Kunjungan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Falentinus D. Kebo, bersama pimpinan OPD Provinsi NTT itu, dalam rangka Tour de EnTeTe 2026 menyambut HUT ke-68 Provinsi NTT.
“Saya bersyukur dan menyampaikan terima kasih. Ini momen yang kami tunggu-tunggu,” kata Kanisius kepada wartawan, Kamis (5/11/2026).
Ia mengungkapkan, dirinya telah tinggal di rumah tersebut selama delapan tahun. “Saya tinggal bersama istri, mama dan anak dua orang. Sebagai petani, saya menanam jagung dan padi di lahan sendiri. Sudah delapan tahun saya tinggal di sini. Ini tanah milik sendiri,” ujarnya.
Kehidupan sebagai petani membuat Kanisius harus mengandalkan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Dengan penghasilan seadanya, membangun rumah yang lebih layak bukan perkara mudah.
Bantuan yang diterimanya kini membuka harapan baru bagi keluarga tersebut. Ia berharap program rumah layak huni dapat membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih baik bagi istri, ibu, dan kedua anaknya.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, bantuan rumah layak huni tersebut menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi NTT.






Tinggalkan Balasan