“Kami berharap kasus ini segera diproses untuk memperoleh kepastian hukum sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat NTT. Kalau persoalan ini berlarut-larut, tentu akan merugikan pengembangan atlet dan olahraga tinju,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan kemungkinan pemanggilan pengurus Perbati di tingkat pusat maupun daerah. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada kewenangan dan langkah penyidik Polda NTT.

“Kami berharap aparat penegak hukum menangani laporan tersebut secara serius dan profesional sehingga persoalan yang terjadi dapat memperoleh penyelesaian berdasarkan ketentuan hukum,” tandasnya. (*)