KUPANG, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri sekaligus memimpin penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi NTT Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi NTT, Kota Kupang pada Senin (19/10).
Dalam perhelatan anggaran tersebut, Pemerintah Provinsi NTT menetapkan target pendapatan daerah mencapai Rp5,21 triliun guna memperkuat kemandirian fiskal dan akselerasi pembangunan daerah.
Atmosfer di dalam Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi NTT berlangsung sangat khidmat, resmi, dan tertib.
Dinding panggung utama dihiasi latar ukiran kayu khas motif tenun Nusa Tenggara Timur serta lambang purna Garuda Pancasila dan kredo Bhinneka Tunggal Ika.
Gubernur Melki Laka Lena yang berbalut seragam resmi batik Korpri biru berdiri tegap di podium mimbar kehormatan dengan didampingi ajudan protokol.
Di meja pimpinan sidang dewan yang beralaskan kain tenun ikat khas NTT, jajaran pimpinan DPRD NTT beserta pimpinan fraksi menyimak dengan cermat paparan nota keuangan.
Sementara itu, jajaran Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala OPD Pemprov NTT, dan anggota dewan duduk memenuhi deretan kursi sidang dalam keheningan yang fokus.
Penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2027 ini meletakkan prioritas utama pada tiga pilar strategis, yakni optimalisasi dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan kualitas serta jangkauan pelayanan publik, serta pemerataan program pembangunan infrastruktur hingga ke kawasan pulau-pulau terluar dan pelosok NTT.
Di hadapan pimpinan dan seluruh anggota dewan yang hadir, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa dokumen rancangan anggaran tidak boleh hanya dipandang sebagai deretan formulasi angka matematis belaka, melainkan instrumen perubahan kesejahteraan warga.
“APBD bukan sekadar angka, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan pembangunan dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat NTT. Dengan target pendapatan Rp5,21 triliun, kita harus semakin mandiri, mengoptimalkan potensi daerah, dan memastikan setiap anggaran memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Gubernur Melki Laka Lena di podium persidangan.
Usai membacakan amanat nota keuangan, Gubernur Melki Laka Lena menyerahkan secara resmi berkas dokumen RAPBD TA 2027 yang diikat pita merah kepada pimpinan DPRD Provinsi NTT untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan fraksi-fraksi dewan.
Penyerahan dokumen keuangan tersebut disaksikan oleh jajaran pimpinan legislatif dan jajaran kepala perangkat daerah Pemprov NTT.
Mengakhiri penyampaiannya, Gubernur mengajak seluruh elemen legislatif, instansi vertikal, dan elemen masyarakat untuk mengawal pemanfaatan anggaran daerah agar tepat sasaran.
“Mari kita kawal APBD 2027 agar tepat sasaran dan menjadi langkah nyata menuju NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” pungkas Gubernur Melki Laka Lena mengakhiri pidato pengantarnya. (agn)







Tinggalkan Balasan