Karena itu, dirinya meminta pemerintah merancang organisasi untuk segera ditetapkan dan dilantik oleh KONI Pusat. Selanjutnya, setelah dilantik, akan dilakukan pendampingan atau bimbingan bidang hingga cabang olahraga. 

“Selesai pelantikan dilakukan bimbingan, dilanjutkan dengan bimbingan bidang masing masing. Jangan takut, kami siap mendampingi bapak ibu semuanya,” pungkas Suwarno.

NTT Siap Selenggarakan PON

Sebelumnya, dalam sambutan selamat datang, Gubernur NTT sekaligus Ketua Umum KONI NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur siap menyelenggarakan PON 2028.

Ia mengatakan, penetapan momentum visitasi berlangsung tepat dua bulan setelah bencana Gempa Flores. Menurutnya, mau menyampaikan kesungguhan bahwa NTT siap menyelenggarakan PON.

“Dua bulan setelah gempa flores, NTT siap menyelenggarakan PON,” ungkap Gubernur Melki.

Selain itu, pelaksanaan visitasi juga berdekatan dengan pelaksanaan personas di Kota Kupang yang dibuka secara resmi pada Rabu malam.

Gubernur Melki menyebut, pemerintah menetapkan venue cabor untuk PON 2028 tidak hanya di Kota Kupang, tapi juga di beberapa daerah lain di NTT termasuk Sumba dan Flores.

Ia berharap, semua proses visitasi dan penilaian dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil sesuai harapan.

“Semoga semua proses berjalan dengan baik, jika ada kekurangan kami akan perbaiki. Kami mohon disampaikan apa adanya supaya kami perbaiki,” pinta Gubernur Melki. (*/ab)