Merespons hal tersebut, Koordinator Pelayanan dan Bimbingan EBTKE, Budi Herdiyanto, menjelaskan setiap tahapan pengembangan panas bumi memiliki standar dan tata cara yang harus dipenuhi, mulai dari survei, pengeboran, pembangunan pembangkit hingga penyaluran tenaga listrik.
“Pemerintah memastikan kegiatan panas bumi dilakukan sesuai standar. Ada tata cara dan pedomannya, termasuk aspek keselamatan, lingkungan, peralatan, instalasi, sumber daya manusia, serta mitigasi terhadap risiko yang mungkin muncul,” jelas Budi.
Assistant Manager Keuangan, Perizinan, Pertanahan, dan Umum PT PLN (Persero) UPP Nusra 2, Augusta Ari Prasetyo, menyampaikan PLN siap memfasilitasi pembahasan lebih lanjut antara Pemerintah Kabupaten Flores Timur dengan para ahli sesuai bidang yang dibutuhkan.
“PLN siap memfasilitasi diskusi dengan para ahli, baik terkait geologi, pengeboran, sumber daya air, lingkungan hidup maupun bidang lainnya, sehingga hal-hal yang menjadi perhatian pemerintah daerah dapat dibahas secara teknis dan lebih mendalam,” ujar Augusta.
Vice President Panas Bumi PT PLN (Persero) Kantor Pusat, David Eko Prasetyo, mengatakan PLN siap menindaklanjuti arahan Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan berkolaborasi dalam memberikan pemahaman terkait berbagai kekhawatiran masyarakat.
“Pada prinsipnya PLN siap menerima arahan Bapak Bupati. Setelah mendapatkan penugasan, kami akan menyiapkan skema pengembangan, rencana teknis dan anggaran, sekaligus berkolaborasi untuk memberikan pemahaman terutama terhadap hal-hal yang menjadi kekhawatiran masyarakat,” ujar David.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan komunikasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pengembangan WKP Oka Ile Ange.
“PLN berkomitmen menjalankan setiap tahapan pengembangan panas bumi dengan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, keselamatan, dan kepentingan masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting sebelum masuk ke tahapan berikutnya,” ujar Manurung.






Tinggalkan Balasan