KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata resmi menggelar Festival Seni dan Budaya Kelurahan Fontein Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (15/9/2026) hingga Kamis (17/9/2026). 

Pergelaran berkala ini diselenggarakan sebagai ruang kreatif untuk menampilkan kekayaan tradisi lintas etnis sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM setempat.

Pembukaan perhelatan berpusat di Halaman Rumah Cak Malada, wilayah RT 27/RW 09, Kelurahan Fontein, Kota Kupang, pada Selasa (15/9/2026) sore. 

Mewakili Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M. D. Gheta, ST, hadir secara langsung untuk meresmikan pembukaan agenda tahunan tersebut.

Suasana di area panggung luar ruang menyajikan kehangatan penuh warna kekeluargaan. 

Berlatar belakang spanduk besar bertuliskan “Event Seni dan Budaya Multi Etnis Kelurahan Fontein”, panggung utama yang diterangi tata cahaya temaram menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar. 

Deretan peserta lintas generasi—mulai dari anak-anak berbusana adat khas Nusa Tenggara Timur hingga tokoh masyarakat dan jajaran pejabat Pemkot Kupang—berdiri bersisian di atas panggung. 

Sorak-sorai penonton dan pengunjung meramaikan area pelataran, berkelindan dengan deretan stan UMKM yang menjajakan aneka kuliner tradisional serta produk lokal.

Mengangkat tema “Cintai Budaya Lokal, Merajut Asa, Kuatkan Identitas dalam Keberagaman dan Menyatukan Perbedaan”, festival ini dirancang untuk merawat nilai-nilai warisan leluhur. 

Selain sebagai wadah mempererat persaudaraan antarsuku dan ras, ajang ini berfokus meningkatkan kesadaran publik terhadap warisan budaya NTT serta mendongkrak produktivitas usaha mikro di Fontein dan sekitarnya.

Sederet atraksi menarik disiapkan sepanjang tiga hari pelaksanaan. 

Rangkaian acara mencakup pameran UMKM, promosi kuliner khas daerah, seni tari, peragaan busana anak dan lansia, tradisi bertutur, pertunjukan Peiu Manu, hingga kompetisi olah vokal.

Dalam wawancara di lokasi kegiatan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M. D. Gheta, menyampaikan apresiasi atas sinergi warga Fontein yang mampu menampilkan harmoni multietnis secara padu.

“Kekhasan budaya lokal perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat Kota Kupang melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar Josefina.

Ia menekankan bahwa keberagaman suku dan tradisi di Kelurahan Fontein merupakan aset bernilai tinggi yang wajib diwariskan kepada generasi penerus.

“Keberagaman budaya yang dimiliki masyarakat Fontein merupakan kekayaan yang perlu dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda agar tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat,” tambahnya.

Secara administratif, pelaksanaan festival ini menjadi manifestasi program kerja Dinas Pariwisata Kota Kupang yang disahkan melalui Surat Keputusan Lurah Fontein Nomor 6/SK/VI/2026 tentang Pembentukan Panitia Kegiatan Festival. 

Adapun pendanaan acara bersumber dari DPA Pemkot Kupang via Dinas Pariwisata, yang diperkuat oleh porsi donasi serta partisipasi gotong royong warga Kelurahan Fontein. (agn)