KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang berhasil menyabet penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama sebagai daerah terbaik dalam efektivitas pengelolaan dan tata kelola kepegawaian.
Predikat nomor satu tersebut mengungguli 44 kabupaten dan kota di wilayah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Bali.
Pengakuan nasional tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., di hadapan jajaran aparatur sipil negara (ASN) saat menghadiri Apel Kekuatan Gabungan di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang pada Senin (14/9) pagi.
Suasana apel pagi di pelataran Kantor Wali Kota Kupang berlangsung amat khidmat dan disiplin di bawah cerahnya langit ibu kota provinsi.
Ratusan pegawai berbaris rapi mengenakan seragam batik KORPRI biru berpadu celana dan rok hitam.
Tampak jajaran pembina dan pejabat eselon berdiri di panggung utama dengan dekorasi ukiran khas daerah yang megah.
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo yang berbalut setelan jas formal hitam mendampingi Kepala BKN menyapa jajaran ASN yang menyimak amanat dengan penuh perhatian.
Dalam pesannya, Prof. Zudan menegaskan keunggulan Kota Kupang dalam menerapkan regulasi manajemen ASN yang modern serta akuntabel.
“BKN memberikan penghargaan nomor satu, terbaik. Nama penghargaannya adalah Adhi Manawa Nugraha Utama. Nomor satu, terbaik dari 44 kabupaten/kota di wilayah NTT, NTB dan Bali,” tegas Prof. Zudan.
Ia menjabarkan bahwa penganugerahan ini diraih berkat komitmen kuat kepemimpinan daerah beserta jajaran teknis yang terus memberikan iklim kondusif bagi pengembangan karier pegawai.
“Ini terbaik atas komitmen, dedikasi dan implementasi serta kontribusi dalam implementasi kebijakan kepegawaian yang pro dengan karier ASN. Terima kasih Pak Dokter, Pak Wali Kota. Ini membanggakan bagi saya,” tambah Kepala BKN tersebut.
Prof. Zudan turut menyoroti sejumlah terobosan yang diterapkan Pemkot Kupang, mulai dari simplifikasi pencantuman gelar akademik, pemantauan e-kinerja harian, hingga skema kenaikan pangkat periodik setiap bulan.
Langkah-langkah inovatif tersebut terbukti mampu memangkas alur birokrasi dan menjamin kepastian masa depan para ASN.
Sementara itu, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan bahwa predikat dari BKN ini menjadi lecutan motivasi bagi jajarannya untuk terus melanjutkan reformasi birokrasi.
“Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama bukan sekadar simbol keberhasilan administrasi, melainkan tantangan nyata bagi kami di Pemerintah Kota Kupang untuk memastikan bahwa birokrasi yang tertata ini benar-benar berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat,” ungkap dr. Christian Widodo.
Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan daerah, Sekretaris Daerah Jeffry Edward Pelt, para asisten, kepala perangkat daerah, hingga camat dan lurah se-Kota Kupang. (agn)









Tinggalkan Balasan