Total alokasi dana kemanusiaan yang digelontorkan oleh TASPEN Group mencapai Rp155 juta.
Bantuan ini terbagi menjadi dua peruntukan utama: sebesar Rp135 juta dikhususkan untuk pengadaan material pengungsian serta kebutuhan bahan pokok, sementara Rp20 juta disalurkan lewat Gekrafs NTT demi membiayai operasional pemberangkatan tenaga medis dan obat-obatan.
Adapun perincian dukungan fisik yang disiapkan mencakup 400 paket bahan pangan pokok bernilai Rp60 juta, 7 unit generator listrik (genset) senilai Rp70 juta untuk menyokong kebutuhan daya di area darurat, 25 lembar terpal senilai Rp25 juta sebagai perlengkapan hunian sementara, hingga aneka obat-obatan penunjang kesehatan para korban pengungsian.
Momentum tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Direktur Investasi TASPEN Rifki Isnaini Hassan kepada perwakilan IKADA dan pengurus Gekrafs NTT, disaksikan secara langsung oleh jajaran pejabat pemerintah serta manajerial yang hadir. (agn)









Tinggalkan Balasan