“Saya merekomendasikan masyarakat yang ingin membangun usaha untuk mengajukan KUR karena sangat bermanfaat untuk membantu mengembangkan usaha,” ujarnya.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan, kisah Hana menunjukkan bahwa keberanian untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dapat menjadi langkah awal dalam membangun usaha. Menurutnya, dukungan pembiayaan menjadi salah satu faktor yang dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis sesuai kebutuhan dan kapasitas usahanya.
“BRI senantiasa berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha, khususnya sektor mikro dan kecil, agar dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Kisah Ibu Hana menjadi contoh bahwa talenta, keberanian untuk memulai, serta kemauan untuk terus berusaha dapat menjadi modal penting dalam membangun dan mengembangkan usaha,” ujar Hery.
KUR BRI menawarkan sejumlah kemudahan bagi pelaku usaha, di antaranya suku bunga yang relatif rendah, biaya administrasi yang ringan, serta pilihan plafon pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.
Bagi Hana, menjalankan usaha bukan sekadar mencari penghasilan. Baginya, kemampuan dan talenta yang dimiliki merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk menjadi sesuatu yang produktif.
“Kenapa Tuhan kasih talenta untuk berusaha? Daripada di rumah hanya duduk dan ngerumpi sana-sini, lebih baik kita gunakan talenta yang ada untuk usaha. Dengan berusaha, kita juga bisa mengenal banyak orang,” ungkapnya.
Perjalanan Hana menjadi gambaran bahwa sebuah usaha dapat dimulai dari kemampuan sederhana yang dimiliki seseorang. Dengan ketekunan, keberanian mengambil peluang dan dukungan pembiayaan, usaha kecil pun dapat terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi pemiliknya maupun orang lain. (*/ab)





Tinggalkan Balasan