KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang terus memantapkan langkah strategis dalam penguatan identitas lokal sekaligus peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat di wilayahnya.
Usai meresmikan perhelatan budaya di Kelurahan Naioni, Jumat (7/8), Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan sejumlah komitmen prioritas pemerintah daerah, mulai dari alokasi anggaran kebudayaan rutin, pembenahan kantor kelurahan, hingga kelanjutan pembangunan infrastruktur jalan.
Dalam sesi wawancara bersama awak media, Wali Kota mengonfirmasi bahwa program pelestarian tradisi akan dijalankan secara masif di seluruh wilayah Kota Kupang.
Pemerintah telah merancang alokasi anggaran khusus agar kegiatan festival seni dan budaya dapat diselenggarakan secara berkala setiap tahun di 51 kelurahan.
“Salah satu komitmen kita adalah dengan mengadakan festival budaya di 51 kelurahan. Kita keliling, ada anggarannya yang kita siapkan, dan itu tiap tahun,” ungkap dr. Christian Widodo di hadapan para wartawan.
Selain sektor kebudayaan, perhatian Pemkot Kupang juga tertuju pada perbaikan sarana fisik kelurahan sebagai pusat pelayanan primer warga.
Menurutnya, revitalisasi gedung kantor lurah menjadi hal darurat guna memastikan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas, mendapatkan akses pelayanan yang layak dan inklusif.
“Kantor lurah itu ujung tombak pelayanan masyarakat. Sarana prasarananya harus lengkap, gedungnya harus baik dan juga harus ramah disabilitas,” ujar Wali Kota menegaskan.
Di sisi lain, Pemkot Kupang dipastikan tetap memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan lingkungan dan pemukiman walau sedang berada dalam kondisi penyesuaian anggaran daerah.
Pengerjaan pembenahan jalan gang terus dilakukan bertahap, di mana beberapa titik krusial seperti kawasan GOR dan Jalan Taebenu telah selesai ditangani.
“Memang tidak bisa dalam waktu sekejap 100 persen semua jalan gang di Kota Kupang bagus, tetapi kita bertahap. Di tengah efisiensi pun masih bisa kita kerjakan banyak hal,” tuturnya. (agn)



Tinggalkan Balasan