KUPANG, KN — Sorak-sorai dan gelak tawa warga membahana di Stadion Mini A.D Riwu Kore, Kelurahan Nun Baun Sabu (NBS) pada Selasa (4/8) sore.
Suasana penuh kehangatan dan keakraban mewarnai pembukaan Event Budaya Kelurahan Nun Baun Sabu (NBS) yang resmi digelar mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai.
Guyon segar pembawa acara (master of ceremony) yang dipadu interaksi spontan bersama warga sukses mencairkan suasana, menghadirkan kemeriahan serta kebersamaan di sepanjang jalannya agenda festival kebudayaan tersebut.
Dentuman musik bernuansa pesta khas Kupang yang diputar makin membakar semangat warga, mengundang para penonton di tribun hingga lapangan untuk bergoyang dan menari bersama dalam balutan kebersamaan.
Sejak sore hari, arena stadion mini berumput sintetis yang dipagari jaring kawat itu telah dipadati ratusan warga dari berbagai elemen.
Kemeriahan festival ini semakin terasa istimewa dengan hadirnya partisipasi lintas generasi dan lembaga pendidikan.
Berbagai kontingen unjuk kebolehan dalam balutan busana adat khas Nusa Tenggara Timur, mulai dari perwakilan Puskesmas, tingkatan anak usia dini (PAUD dan TK), murid sekolah dasar, hingga deretan pelajar dari MTs Negeri Kupang serta MAN Model Kupang.
Tak ketinggalan, keikutsertaan aktif rombongan warga dari tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kelurahan Nun Baun Sabu turut menyemarakkan defile budaya.
Sinar matahari sore yang hangat memayungi kemeriahan di dalam Stadion Mini A.D Riwu Kore. Tribun bertingkat beratap kanopi merah dipenuhi oleh penonton dan warga yang antusias menyaksikan penampilan pentas seni.
Di sudut area pameran, berjejer tenda-tenda pameran produk lokal serta pajangan kain tenun ikat khas NTT yang dipamerkan oleh warga lokal.
Perhelatan kebudayaan ini dihadiri langsung oleh jajaran tokoh daerah, aparatur Pemerintah Kota Kupang, perwakilan jajaran Kecamatan Alak, Lurah Nun Baun Sabu, serta para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Turut menyaksi di barisan kursi VIP dan tribun, para pimpinan lembaga pendidikan seperti Kepala Madrasah dari MAN Model Kupang dan MTs Negeri Kupang, para ketua RT/RW, tenaga medis serta pimpinan dari Puskesmas setempat, serta jajaran pengamanan dari unsur TNI-Polri yang bersiaga menjamin kelancaran acara.
Apresiasi dan Antusiasme Warga Lokal
Kegiatan festival kebudayaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga momentum berharga untuk mempererat silaturahmi antarwarga serta menanamkan rasa cinta budaya daerah sejak dini kepada para generasi muda di Kota Kupang.
Antusiasme tinggi dirasakan langsung oleh masyarakat yang memadati tribun dan pinggir lapangan. Feni (30), salah seorang warga Nun Baun Sabu yang hadir menyaksikan kemeriahan festival, memberikan apresiasinya atas terselenggaranya acara kebudayaan yang dinilainya sangat menghibur dan mempererat rasa kekeluargaan antarwarga.
“Seru sekali acaranya, hiburannya menarik dan MC-nya bikin kita tertawa terus dari tadi. Anak-anak sekolah sampai orang tua semua ikut ambil bagian pakai pakaian adat. Kegiatan seperti ini sangat bagus supaya warga bisa berkumpul, saling kenal lebih dekat, dan anak-anak muda makin bangga sama budaya kita sendiri,” ujar Feni (30) di sela-sela menikmati gelaran pentas budaya.
Rangkaian Event Budaya Kelurahan Nun Baun Sabu dijadwalkan bakal berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai perlombaan seni pertunjukan, tarian daerah, pameran kearifan lokal, hingga bazar UMKM warga setempat. (agn)



Tinggalkan Balasan