KUPANG, KN — Semarak kebudayaan dan nilai persatuan menyelimuti kawasan Sport Center Yayasan Swastisari, Keuskupan Agung Kupang, Kompleks Unwira. 

Kelurahan Merdeka secara resmi menggelar Event Budaya Multi Etnis Nusa Tenggara Timur (NTT) Tingkat Kelurahan Merdeka Tahun 2026

Agenda yang mengusung semangat keberagaman ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, terhitung sejak Senin, 3 Agustus hingga Rabu, 5 Agustus 2026.

Suasana di lokasi kegiatan tampak meriah dan hangat. Panggung utama dihiasi latar belakang (backdrop) besar berdesain megah yang menampilkan foto Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo beserta Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis. 

Sejumlah stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner lokal serta tenda-tenda sponsor memadati area pelataran, menjajakan rupa-rupa produk jajanan dan minuman bagi masyarakat yang hadir. 

Penonton dan tamu undangan, yang sebagian besar mengenakan busana dinas serta pakaian adat khas daerah, duduk rapi membaur di deretan kursi VIP maupun tenda pengunjung.

Rangkaian pembukaan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Dalam doa yang dipanjatkan secara penuh khidmat, terlontar rasa syukur atas terselenggaranya perhelatan kebudayaan tersebut.

“Terima kasih Tuhan untuk semua kebaikan Tuhan yang sudah Tuhan buat untuk kami umat-Mu. Sore hari ini kami anak-anak-Mu, warga Kelurahan Merdeka bersama semua pemimpin kami… kami bersyukur Tuhan karena kebaikan Tuhan yang sudah Tuhan buat untuk kami anak-anak-Mu. Hari ini kami melangkah untuk anak tangga yang ketiga bulan yang kedelapan tahun 2026, event yang kami laksanakan di Kelurahan Merdeka yang akan berlangsung selama tiga hari,” ucap pemimpin doa, Marsewati Foe di hadapan seluruh hadirin.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan resmi pelaksanaan oleh Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Plt. Lurah Merdeka, Theresia Emilia Edon. 

Dalam penyampaiannya, Theresia menekankan pentingnya merawat warisan budaya lokal di tengah kemajemukan masyarakat yang mendiami wilayah Kota Kupang.

“Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman suku, budaya, bahasa, adat istiadat, kesenian, dan tradisi. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang perlu dilestarikan dan dikembangkan secara berkelanjutan. Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam,” papar Theresia Emilia Edon.

Ia menambahkan bahwa agenda tahunan ini dirancang sebagai wadah pemersatu serta ajang apresiasi seni bagi seluruh warga lokal.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat, meningkatkan kecintaan terhadap budaya daerah, serta mendukung terwujudnya Kelurahan Merdeka yang maju, harmonis, dan berbudaya,” tambangnya.

Dalam pengerahan sumber daya, perhelatan ini didukung penuh oleh alokasi anggaran dana event budaya Pemerintah Kota Kupang sebesar Rp20 juta, yang dikombinasikan dengan dukungan sponsorship serta kerja sama berbagai pihak swasta maupun lembaga pendidikan.

Secara konkret, kehadiran jajaran pejabat publik, aparat keamanan, tokoh agama, hingga jajaran pendidik turut melengkapi kemeriahan acara pembukaan ini. 

Di barisan tamu kehormatan, hadir secara langsung Wali Kota Kupang bersama jajaran pimpinan instansi teknis Pemkot Kupang, di antaranya perwakilan Kepala Dinas Kominfo dan Informatika, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kupang.

Turut hadir pula para Anggota DPRD Kota Kupang dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Lama dan Kota Raja, Camat Kota Lama, para Lurah se-Kecamatan Kota Lama, serta unsur TNI-Polri dari Danramil 1604-01/Kupang dan Kapolsek Kota Lama beserta jajaran. 

Dukungan elemen masyarakat sipil dan pendidikan juga ditunjukkan lewat kehadiran Ketua Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang, para Kepala Sekolah (dari jenjang SMA/SMP Giovani, SMP Santa Theresia, SMP Adhyaksa 2, hingga Kompleks Don Bosco 1–4 Kupang), Ketua Perpacti Kota Kupang, Ketua Forum Pemuda NTT, Ketua LKK se-Kelurahan Merdeka, hingga perwakilan pimpinan sponsor seperti Bank Mandiri, Dinamika Motor, Chery, Mandiri Taspen, JNE Express, Sarijaya, Okey Mart, Master Laundry, dan Berkat.

Setelah pembacaan laporan panitia selesai, rangkaian acara pembukaan dilanjutkan dengan permohonan resmi kepada Wali Kota Kupang untuk menyampaikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. (agn)