KUPANG, KN — Gelaran Festival Budaya Tingkat Kelurahan Namosain 2026 resmi dibuka pada Selasa (28/7) sore dengan menyajikan ragam atraksi seni dan kebudayaan masyarakat pesisir.
Dalam sambutan sekaligus laporan pelaksanaannya, Ketua Panitia, Ripka Huberta Pamelan Hangge, menegaskan bahwa perhelatan ini lahir dari spirit partisipasi aktif seluruh elemen warga Namosain guna mendukung program pembangunan Kota Kupang.
Ripka menyampaikan bahwa festival budaya bukan sekadar agenda tahunan biasa, melainkan media efektif untuk merekatkan tali persaudaraan di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat yang beragam.
“Festival Budaya Tingkat Kelurahan Namosain ini hadir sebagai bentuk partisipasi nyata warga dalam menyokong agenda Pemerintah Kota Kupang. Lebih dari itu, acara ini menjadi wadah memupuk persatuan dan persaudaraan sesama warga. Walaupun kami berbeda-beda, kami tetap satu rasa dan satu hati untuk memberikan yang terbaik bagi wilayah ini,” tegas Ketua Panitia, Ripka Huberta Pamelan Hangge.
Dalam pemaparannya, Ripka menjelaskan rangkaian acara diawali dengan karnaval budaya yang mengambil titik start di Lapangan Sepak Bola Kodaibal dan diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai kalangan.
Selain karnaval, festival yang berlangsung hingga 30 Juli 2026 ini diisi dengan panggung hiburan rakyat, pentas seni tari tradisional, tarian modern, pertunjukan lagu daerah, hingga kuis pengetahuan kebudayaan.
Mengenai aspek pendanaan, panitia memastikan penyelenggaraan acara mengandalkan kolaborasi sumber daya yang akuntabel dan bergotong royong dari berbagai pihak.
“Pendanaan festival ini bersumber dari anggaran Pemerintah Kota Kupang, dukungan CSR PT Pegadaian Cabang Kupang, para donatur, serta sumber-sumber lain yang sah dan tidak bertentangan dengan aturan. Kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bapak Wali Kota Kupang, jajaran Camat Alak, Lurah Namosain, tokoh agama, serta para guru dan pelajar yang telah memberikan warna serta semangat luar biasa,” tambah Ripka.
Ia juga secara khusus menyampaikan terima kasih atas kepedulian para pimpinan daerah yang hadir langsung memberi perhatian kepada masyarakat Kelurahan Namosain.
Kemeriahan acara pembukaan ini ditutup dengan apresiasi kepada jajaran kelompok marching band sekolah lokal dan partisipasi aktif warga yang memadati area festival sejak siang hingga matahari terbenam. (agn)



Tinggalkan Balasan