KUPANG, KN — Kelurahan Oesapa Barat resmi menggelar pembukaan rangkaian Festival Budaya Multietnis serta perlombaan Olahraga dan Seni dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Acara pembukaan yang dipusatkan di lapangan bola voli RT 014 / RW 005 Kelurahan Oesapa Barat ini berlangsung meriah dengan menampilkan parade budaya, atraksi seni, serta kehadiran jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan laporan resmi dari Ketua Panitia Pelaksana, Daniel Ikon Pa, S.T., yang menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini berlandaskan pada Surat Keputusan Lurah Oesapa Barat Nomor 04/KEP/KEL.OB/V/2026 tertanggal 8 Mei 2026. 

Menurut Daniel, festival ini dirancang untuk merawat keberagaman suku, adat, dan budaya yang ada di wilayah Oesapa Barat sebagai aset penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam laporannya, Daniel menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman warga yang tersebar di 7 RW dan 21 RT di lingkungan Oesapa Barat.

“Keberagaman tersebut merupakan kekayaan sekaligus potensi yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan untuk mendukung pembangunan masyarakat, khususnya dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan berbagai atraksi budaya,” ujar Daniel saat menyampaikan laporan panitia di hadapan para undangan.

Kehangatan dan nilai kebersamaan dalam pembukaan festival ini dirasakan pula oleh warga setempat. 

Tokoh agama sekaligus warga Oesapa Barat, Pdt. Maria Monalisa Fanggidae, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat ini.

“Festival ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi ruang di mana kita semua—dari berbagai suku dan latar belakang—dapat saling bertemu, menguatkan tali persaudaraan, dan merawat kedamaian di Oesapa Barat. Kita berharap sukacita ini membawa keberkahan bagi seluruh warga,” tutur Monalisa usai memimpin doa pembukaan acara.