KUPANG, KN — Pemerintah Kelurahan Liliba terus mematangkan persiapan menggelar perhelatan tahunan Festival Budaya Liliba 2026. 

Ajang kebudayaan yang dinantikan warga ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 12 hingga 14 Agustus 2026 mendatang. 

Pada penyelenggaraan tahun ini, kawasan RW 11 terpilih menjadi pusat seluruh rangkaian kegiatan.

Berbeda dari dua tahun sebelumnya yang secara beruntun menyoroti kekayaan tradisi Flores, festival tahun ini bakal secara khusus mengangkat tema dan nuansa adat etnis Timor. 

Langkah giliran wilayah pelaksanaan dan rotasi budaya ini menjadi tradisi unik di Kelurahan Liliba guna merawat nilai keberagaman, toleransi, persaudaraan, serta asas keadilan antawarga.

Penyelarasan Rencana Kerja dengan Visi Pemkot Kupang

Langkah Kelurahan Liliba ini beriringan dengan visi misi Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis. 

Pemkot Kupang secara konsisten menempatkan pemeliharaan keragaman budaya dan penguatan karakter sosial-kemasyarakatan sebagai salah satu pilar utama untuk mewujudkan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, inklusif, dan harmonis.

Lurah Liliba, Viktor A. Makoni, S.Sos., menjelaskan bahwa seluruh persiapan teknis telah disusun secara terstruktur berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku, termasuk pembentukan panitia kerja yang diketuai oleh Jean Salem sejak dua bulan lalu.

“Jadi kita sudah bentuk panitia. ketua Panitianya adalah Ibu Jean Salem. Rencananya akan pakai konsep adat Timor karena dua tahun sebelumnya berturut-turut sudah Flores. Panitia terdiri dari unsur wilayah RW 11 dan ada 3 RT di dalamnya. Setiap tahun di Liliba, kepanitiannnya bergantian tiap-tiap RW. Melibatkan unsur pemuda juga,” ungkap Viktor A. Makoni secara rinci pada Kamis (23/7) saat diwawancarai pukul 09.30 WITA.

Rangkaian Kegiatan dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Guna memeriahkan festival tersebut, panitia penyelenggara yang dipimpin oleh Jean Salem bersama jajaran pemuda lokal telah menyiapkan berbagai agenda kegiatan yang melibatkan seluruh tingkatan masyarakat.

Adapun beberapa kegiatan utama yang akan digelar meliputi:

  • Lomba Tarian Tradisional Timor: Kompetisi seni tari daerah yang diikuti oleh perwakilan dari 16 RW se-Kelurahan Liliba.
  • Pameran dan Bazar UMKM RT: Pelibatan unit usaha dari 50 RT yang menyajikan beragam produk lokal, kuliner, dan kerajinan tangan yang dapat dibeli oleh warga maupun pengunjung.
  • Lomba Olahan Pangan Lokal: Tantangan kreasi kuliner sehat berbasis bahan pangan lokal dengan batasan modal bahan baku maksimal Rp200.000.
  • Lomba Edukasi Lingkungan Anak SD: Kompetisi pidato bertema pengelolaan sampah serta lomba kreasi daur ulang sampah tingkat Sekolah Dasar (SD).

Mengasah Bakat Generasi Muda dan Edukasi Kebersihan

Perhelatan ini juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi anak-anak usia sekolah. 

Selain mengadu ketangkasan tarian daerah antar-16 RW, panitia menyelipkan kompetisi edukatif seperti lomba pidato bertema pengelolaan sampah serta lomba kreasi daur ulang sampah tingkat Sekolah Dasar (SD). 

Program edukasi kebersihan ini selaras dengan ajakan Pemkot Kupang yang menekankan bahwa pembangunan kota harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan harian.

Sinergi antara tokoh masyarakat, jajaran pengurus RT/RW, hingga keterlibatan pemuda lokal menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Liliba dalam menyambut hajatan budaya tersebut. 

Rotasi tuan rumah yang konsisten dilaksanakan tiap tahun terbukti mampu merekatkan kohesi sosial warga di tingkat akar rumput. 

Langkah Kelurahan Liliba ini beriringan dengan visi misi Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis yang menempatkan pelestarian budaya serta kepedulian lingkungan sebagai pilar pembangunan sosial.

Mengakhiri wawancaranya, Lurah Liliba, Viktor A. Makoni, S.Sos., menegaskan pentingnya kontinuitas perhelatan ini untuk mempererat hubungan antargenerasi dan merekatkan kebersamaan warga. (agn)