KUPANG, KN — Euforia partai final Piala Dunia yang mempertemukan kekuatan besar Spanyol dan Argentina benar-benar menyedot perhatian seluruh lapisan masyarakat di Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Kemeriahan pesta bola sejagat ini terasa semakin istimewa lantaran Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis hadir langsung berbaur di tengah-tengah kerumunan warga untuk menyaksikan laga hidup mati tersebut melalui acara Nonton Bareng (Nobar) akbar.

Agenda nobar massal ini dipusatkan di ruang publik terbuka, tepatnya di Area SABOAK, Taman Nostalgia, Kota Kupang. 

Sejak Senin dini hari (20/7), ribuan warga dari berbagai sudut kota terpantau sudah mulai memadati lokasi acara untuk mengamankan posisi menonton terbaik menghadap layar besar yang disiapkan panitia.

Berbaur Tanpa Sekat di Area Terbuka Taman Nostalgia

Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana nonton bareng kali ini mencerminkan kebersamaan yang sangat kental. 

Tidak ada sekat protokoler yang kaku; dr. Christian Widodo yang mengenakan jaket kasual hitam tampak duduk santai di barisan kursi bersama warga, sementara Serena Francis yang mengenakan baju jersey merah hitam juga larut dalam ketegangan laga.

Bahkan, sebagian besar masyarakat tampak nyaman duduk lesehan di atas paving block demi menyaksikan jalannya pertandingan sengit yang dimulai tepat pada pukul 03.00 WITA tersebut. 

Kehadiran kedua pemimpin muda Kota Kupang ini menjadi magnet tersendiri sekaligus suntikan semangat bagi para pencinta sepak bola lokal yang terjaga hingga subuh.

Atmosfer ketegangan terasa berlipat ganda di Area SABOAK seiring aksi saling duel taktik dan fisik yang diperagakan oleh skuad Spanyol dan Argentina di atas lapangan hijau. 

Penonton berulang kali bersorak histeris saat peluang emas tercipta, dan sesekali menghela napas panjang ketika bola melebar dari gawang.

Apresiasi Pemimpin Daerah Terhadap Semangat Kebersamaan Warga

Di sela-sela jalannya pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut, Wali Kota Kupang menyempatkan diri untuk memberikan tanggapan mengenai pelaksanaan nobar ini. 

Pihaknya mengaku sangat bangga melihat tingginya antusiasme dan tertibnya masyarakat Kupang dalam menikmati hiburan olahraga kelas dunia di fasilitas publik kota.

“Kami sangat senang melihat ruang publik seperti Taman Nostalgia ini dipenuhi oleh warga dengan semangat yang begitu positif. Nobar ini bukan sekadar urusan menonton sepak bola, melainkan momentum berharga untuk mempererat tali persaudaraan, menjaga kerukunan, dan membangun kebersamaan antarmasyarakat di Kota Kupang,” ungkap dr. Christian Widodo di tengah riuhnya suasana pertandingan.

Hingga peluit akhir ditiup oleh wasit, acara nonton bareng di kawasan komersial dan rekreasi kebanggaan warga Kupang ini berjalan dengan sangat aman, kondusif, dan tertib. 

Langkah pemanfaatan fasilitas taman kota untuk kegiatan kolektif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menghidupkan sektor ekonomi kreatif lokal di sekitar area SABOAK sekaligus menyediakan hiburan sehat bagi publik. (agn)