Kupang, KN – Ikatan Keluarga Besar Lamalera (IKABELA) Kupang kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan berbagi kasih kepada anak-anak Bhakti Luhur, anak-anak asuhan Susteran ALMA yang dirawat di Panti Asuhan Bhakti Luhur, Baumata, Kabupaten Kupang, Minggu (14/12/2025).
Aksi berbagi kasih ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan sembako, kebutuhan harian, serta bantuan uang tunai yang bersumber dari kas Ikabela Kupang dan sumbangan sukarela para anggota.
Ketua IKABELA Kupang, Yos Diaz Beraona, dalam kesempatan penyerahan bantuan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata iman yang diterjemahkan dalam tindakan kasih kepada sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Berbagi kasih ini lahir dari kesadaran bersama bahwa Natal bukan hanya dirayakan dalam seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam kepedulian yang nyata. Anak-anak Bhakti Luhur adalah saudara kita yang perlu dirangkul dengan kasih,” ujar mantan Jurnalis Bali Post di Dili, Timor Timur, yang saat ini owner portal Mediantt.com.
Jurnalis senior ini menambahkan, selama ini IKABELA Kupang rutin menggelar Natal Bersama. Namun tahun ini, semua sepakat mengubah pola perayaan menjadi aksi sosial yang lebih menyentuh.
“Biasanya setiap tahun kami merayakan Natal bersama secara internal. Tahun ini kami sepakat mengubahnya dengan turun langsung berbagi kasih kepada anak-anak yang paling membutuhkan, agar sukacita Natal benar-benar dirasakan bersama,” tambahnya.
Bantuan yang disalurkan, sebut dia, meliputi beras sebanyak 105 kilogram, telur ayam 8 rak, gula pasir 12,5 kilogram, minyak goreng 19 liter, sabun cuci pakaian 5 kilogram, sabun cuci piring, sabun mandi 4 lusin, pasta gigi 2 lusin, mi instan, biskuit satu kaleng, boneka 11 buah, serta aneka makanan ringan untuk anak-anak sebanyak 24 paket. Selain itu, Ikabela Kupang juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta.
Sementara itu, Penanggung Jawab Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata, Sr. Lince, mengaku terharu dan bersyukur atas kepedulian IKABELA Kupang kepada anak-anak Bhakti Luhur.
“Kami menyebut mereka anak-anak Bhakti Luhur, anak-anaknya Suster ALMA. Kami hanya melayani. Visi kami adalah menjawab tangisan anak-anak miskin dan terlantar dengan moto menjangkau yang tak terjangkau,” kata Sr. Lince.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata, tiga anak asuh telah tumbuh dan terpanggil menjadi imam, sebagai buah pelayanan yang penuh harapan.
Sr. Lince menyampaikan terima kasih dan doa bagi IKABELA Kupang. “Kami mendoakan agar Ikabela selalu kompak, bertumbuh dalam Tuhan, dan terus menjadi saluran kasih bagi anak-anak Bhakti Luhur dan sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Saat ini, Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata mengasuh 24 anak, terdiri dari 13 anak tanpa disabilitas dan 11 anak berkebutuhan khusus. Aksi berbagi IKABELA Kupang ini menjadi penegasan bahwa makna Natal sejati terwujud melalui kasih yang nyata dan keberpihakan kepada mereka yang paling membutuhkan. (*/ab)

