“Saat ini Bapak Presiden lagi fokus dalam penanganan pandemi Covid-19, dan pembangunan infrastruktur fisik dan digital, juga untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelas Menkominfo Johnny Plate.
Menkominfo Johnny Plate menegaskan, misi peningkatan SDM harus dimulai dari hal-hal mendasar atau yang paling basic seperti penurunan angka Stunting, untuk menghasilkan anak-anak dan bayi-bayi Indonesia yang berkualitas.
“Unwira sendiri saya lihat sudah 40 tahun usianya, sudah mengambil peran yang banyak di dalam menghasilkan SDM manusia NTT yang saat ini sudah bekerja di berbagai bidang, dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Sebagian bahkan mendunia,” pinta Johnny Plate.
Ia berharap, pemuda Nusa Tenggara Timur harus menjadi mesin penggerak digitalisasi (engine driver), untuk mengisi transformasi digital dan pembangunan di Provinsi NTT.
“Karena ini mesin penggerak, kita harapkan pemuda NTT harus bangkit dan bergerak menjadi yang terdepan untuk mengisi akselerasi transformasi digital dan pembangunan wilayah khususnya pembangunan di NTT,” tandasnya.
Sementara Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dalam sambutannya menyampaikan proficiat atas peresmian gedung Rektorat St. Arnoldus Jansen dan Aula Serba Guna Sta. Maria Immaculata.
“Saya proficiat untuk Unwira yang telah memiliki gedung yang baru. Saya yakin mahasiswa dan mahasiswi yang dilahirkan dari kampus ini akan memberikan kontribusi besar bagi NTT,” ucap Wagub Nae Soi.
Menurut Nae Soi, Unwira Kupang sudah banyak melahirkan orang-orang hebat. Para civitas akademika pun harus patut berbangga karena memiliki Universitas yang sangat luar biasa.
“Sungguh luar biasa bagus kampus ini. Kalian patut berbangga karena kampus ini luar biasa. Jangan hanya banggakan gedung baru ini. Tetapi kebanggan itu harus datang dari diri sendiri,” jelasnya.
Wagub Nae Soi menambahkan, secepatnya Unwira diharapkan segera memiliki fasilitas olahraga untuk menunjang kemampuan olahraga mahasiswa, karena NTT sedang berusaha dan berjuang menjadi tuan rumah PON 2028.









Tinggalkan Balasan