Lewoleba, KN – Kerinduan warga Lewokoba, Dusun Tubuk Rajan, Desa Atakore, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menikmati akses air bersih akhirnya terwujud.

Jaringan perpipaan air bersih dari Bukit Kneping menuju Lewokoba dan Genek resmi diserahterimakan dan diresmikan pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Pembangunan jaringan air bersih ini merupakan hasil kerja sama Yayasan Payung Perjuangan Humanis Indonesia (PAPHA Indonesia), PT PLN (Persero) melalui dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), serta partisipasi masyarakat setempat.

Kegiatan peresmian berlangsung di Lewokoba dan dihadiri Ketua RT 07 Lewokoba, Raimundus Muhi Puhun, warga Lewokoba dan Genek, Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba selaku koordinator aset, tokoh muda Lewokoba Petrus Bala Wukak, S.H., serta Ketua Yayasan PAPHA Indonesia Cabang Lembata, Paulus Makarius Dolu, S.Fil.

Dalam sambutannya, Raimundus Muhi Puhun menyampaikan terima kasih kepada Yayasan PAPHA Indonesia, PLN Peduli, dan seluruh warga yang telah bekerja sama menghadirkan jaringan air bersih bagi masyarakat RT 07 Lewokoba.

Ia mengatakan, akses air bersih telah lama menjadi harapan warga setempat. Kini, berkat dukungan berbagai pihak, masyarakat mulai menikmati manfaat dari pembangunan jaringan tersebut.

“Dari dulu kami merindukan air dan sekarang, berkat bantuan ini, kami bisa menikmati air bersih,” ungkapnya.

Raimundus juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

Sementara itu, Vinsensius Nuba selaku koordinator aset menyampaikan apresiasi kepada Yayasan PAPHA Indonesia dan PLN Peduli atas dukungan mereka dalam menghadirkan jaringan air bersih bagi masyarakat Lewokoba.

Ia menjelaskan, jaringan tersebut melintasi wilayah Benolo, Desa Nuba Atalojo, sebelum menjangkau Lewokoba dan Genek. Dengan demikian, pembangunan jaringan ini turut membuka akses pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah yang dilalui pipa.

Menurutnya, pengelolaan aset jaringan air bersih perlu dilakukan secara terkoordinasi bersama para kepala desa yang bertanggung jawab atas aset tersebut.