Ia berharap jaringan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ketua Yayasan PAPHA Indonesia Cabang Lembata, Paulus Makarius Dolu, S.Fil., menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jaringan air bersih tersebut.

Ia secara khusus mengapresiasi partisipasi warga Lewokoba, Genek, dan Benolo yang telah mengambil bagian dalam proses pembangunan melalui berbagai bentuk dukungan.

Menurut Paulus, pembangunan jaringan dari Bukit Kneping hingga Lewokoba dan Genek merupakan hasil kerja bersama yang membutuhkan keterlibatan masyarakat dan koordinasi berbagai pihak.

Dalam kesempatan itu, ia menyebutkan bahwa saat peresmian berlangsung, air telah mengalir dan bak penampungan warga telah terisi.

“Jaga dan manfaatkan aset ini baik-baik agar kebutuhan air bersih selalu terpenuhi,” pesannya.

Paulus menegaskan, jaringan perpipaan tersebut tidak boleh hanya menjadi fasilitas yang terlihat di kampung tanpa dikelola secara berkelanjutan. Karena itu, ia meminta agar pengelolaan jaringan dilakukan dengan baik oleh pihak yang bertanggung jawab.

Paulus menjelaskan, jaringan perpipaan air bersih tersebut berada dalam pengelolaan di bawah koordinasi enam desa pemilik aset, yakni Desa Nubahaeraka, Nuba Atalojo, Atakore, Lusilame, Lerek, dan Lewogroma.

Koordinasi antardesa dinilai penting untuk memastikan pemanfaatan jaringan berjalan dengan baik, pembagian tanggung jawab jelas, serta pelayanan air bersih dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara yang telah membantu masyarakat melalui dana CSR.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap air bersih, terutama bagi warga yang selama ini mendambakan layanan tersebut.

Peresmian jaringan air bersih ini diharapkan menjadi awal dari pengelolaan fasilitas yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan pemerintah desa, pengelola aset, yayasan, PLN, dan masyarakat, jaringan tersebut diharapkan terus memberikan manfaat bagi warga Lewokoba, Genek, Benolo, serta wilayah lain yang terhubung dengan sistem perpipaan.