KUPANG, KN — Ketenangan dan antusiasme melingkupi pelataran Kantor Camat Kelapa Lima pada Selasa pagi (18/8). 

Di bawah naungan tenda penunjang kegiatan yang tertata rapi, ratusan warga penerima manfaat duduk berjejer menunggu giliran penyerahan bantuan secara simbolis. 

Tumpukan karung beras berlogo resmi Perum Bulog tampak berdiri megah di samping panggung utama, dikawal oleh jajaran pejabat daerah dan petugas lapangan. 

Gemuruh tepuk tangan warga pecah saat Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT Dr. Drs. Yusuf Lery Rupidara, M.Si., serta Pimpinan Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam memasuki area lokasi acara.

Kegiatan ini menandai dimulainya peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Juli hingga September 2026 tingkat Kota Kupang. 

Dalam skema penyaluran tiga bulan sekaligus tersebut, setiap keluarga penerima manfaat berhak memperoleh 30 kilogram beras guna menopang kebutuhan konsumsi rumah tangga di tengah tantangan ekonomi.

Sebelum memulai pengarahannya, Wali Kota Kupang terlebih dahulu mengajak seluruh tamu undangan dan warga yang hadir untuk menundukkan kepala sejenak, memanjatkan doa bersama bagi warga di Pulau Flores yang sedang dilanda musibah gempa bumi. 

Memasuki inti pesan, dr. Christian Widodo menyampaikan pandangan mendalam mengenai filosofi pembangunan kota yang tidak boleh sekadar terfokus pada infrastruktur fisik belaka, melainkan harus menyentuh urusan dapur warga.

“Negara hadir bukan hanya melalui jalan, gedung dan jembatan, tetapi negara harus hadir sampai di meja makan rakyatnya,” tegas Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo saat memberikan arahan di lokasi.

Ia menjabarkan bahwa bantuan beras seberat 30 kilogram ini menghadirkan nilai psikologis yang sangat penting bagi ketenangan sebuah keluarga. 

Menurutnya, ketersediaan beras di rumah memberi kedamaian bagi seorang ibu dalam menyiapkan hidangan, kepastian bagi seorang ayah dalam menafkahi, serta nutrisi yang cukup bagi anak-anak untuk bertumbuh mengejar cita-cita.