KUPANG, KN — Di tengah hiruk-pikuk dan semarak perhelatan Event Budaya Kelurahan Nun Baun Sabu (NBS) yang dipusatkan di Stadion Mini A.D Riwu Kore, Selasa (4/8), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Alak turut ambil bagian memberikan pelayanan bagi masyarakat. 

Tidak sekadar menyiagakan petugas medis darurat, Puskesmas Alak secara khusus mendirikan stan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diserbu antusias oleh warga dan para pengunjung festival sejak sore hari.

Inisiatif pelayanan publik ini dihadirkan untuk mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan dasar di tengah momen keramaian warga. 

Stan CKG yang berlokasi tepat di dalam area stadion mini tersebut melayani berbagai kalangan, mulai dari balita, anak-anak, remaja, hingga kelompok warga usia lanjut (lansia).

Suasana Pelayanan dan Kehadiran Elemen Masyarakat

Suasana di sekitar stan Puskesmas Alak tampak sangat dinamis dan humanis. Meja pemeriksaan beralas kain merah dipadati warga yang mengantre dengan tertib di atas kursi-kursi biru yang disiagakan. 

Tenaga medis berfasilitas lengkap dengan ramah menyapa serta memeriksa satu per satu warga yang datang usai menyaksikan pertunjukan seni budaya.

Kehadiran stan medis ini disambut hangat oleh seluruh pimpinan wilayah dan elemen tokoh yang hadir. Turut memantau dan menyapa warga di area kegiatan yakni Camat Alak, Lurah Nun Baun Sabu Rongsli Aldi Foen, para tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT/RW, hingga barisan panitia dan pengaman acara. 

Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kesehatan warga di sela-sela perayaan kebudayaan daerah.

Cakupan Pemeriksaan CKG dan Imbauan Tenaga Medis

Dalam sosialisasi langsung di hadapan jajaran pemerintah daerah dan masyarakat yang hadir, salah satu tenaga medis Puskesmas Alak, Yohan, memaparkan ragam fasilitas pemeriksaan medis yang disiapkan secara cuma-cuma di stan tersebut.

“Kami telah menyediakan salah satu stan Cek Kesehatan Gratis. Di situ dilayani pemeriksaan gula darah sewaktu, pemeriksaan tekanan darah, dan ada screening untuk kesehatan mental. Untuk pemeriksaan yang lebih lengkap dapat dilakukan di Puskesmas, karena di sini terbatas situasi dan kondisi. Oleh karena itu, kami mengajak Bapak, Ibu, kakak, adik, serta warga semuanya dari bayi baru lahir sampai lansia untuk memanfaatkan CKG yang disiapkan,” ungkap Yohan saat memberikan penjelasan di lokasi acara.